HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Bagikan Ponsel Pintar kepada 30 Anak Disabilitas Netra di Empat Provinsi untuk Dukung Pendidikan Digital

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Bagikan Ponsel Pintar kepada 30 Anak Disabilitas Netra di Empat Provinsi untuk Dukung Pendidikan Digital
Foto: (Sumber :PT Pertamina (Persero), melalui Pertamina Foundation, memberikan bantuan telepon genggam pintar (smartphone) bagi 30 anak penyandang disabilitas netra di empat wilayah yaitu Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Maluku Utara. ANTARA/HO-PT Pertamina (Persero).)

Pantau - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation memberikan bantuan telepon genggam pintar kepada 30 anak penyandang disabilitas netra di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Maluku Utara untuk memperluas akses pendidikan digital serta meningkatkan kemandirian belajar.

Bantuan tersebut disalurkan melalui program Beasiswa Sobat Istimewa: Digital Netra Setara yang menyediakan perangkat dengan teknologi aksesibilitas bagi siswa penyandang disabilitas penglihatan.

Direktur Utama Pertamina Foundation Agus Mashud S Asngari mengatakan program tersebut bertujuan membantu anak-anak mengakses materi pembelajaran, memperoleh informasi, dan mengembangkan keterampilan digital secara mandiri.

"Kami ingin memastikan bahwa kesempatan untuk belajar dan berkembang terbuka bagi setiap anak. Bagi anak-anak penyandang disabilitas netra, akses terhadap teknologi yang sesuai kebutuhan dapat membantu membuka lebih banyak pintu menuju pengetahuan dan kemandirian," ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Sepuluh Siswa SLB di Lombok Tengah Terima Ponsel Pintar

Pertamina telah menyalurkan bantuan kepada 10 siswa penyandang disabilitas netra di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (9/10/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada enam siswa SLB Negeri 1 Lombok Tengah dan empat siswa SLB Negeri 2 Lombok Tengah.

Perangkat yang disalurkan telah dilengkapi aplikasi pendukung aksesibilitas untuk membantu siswa mengikuti kegiatan pembelajaran.

Dua penerima manfaat bernama Rendi dan Nindi juga mengikuti seremoni penyerahan bantuan dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Sabtu (10/10/2026).

Selain menerima perangkat, para siswa memperoleh edukasi mengenai penggunaan ponsel pintar dan aplikasi pendukung yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Teknologi Pembaca Layar Bantu Siswa Mengakses Materi Pelajaran

Ponsel pintar yang diberikan Pertamina dilengkapi fitur pembaca layar TalkBack dan teknologi pengubah teks menjadi suara atau text-to-speech berbahasa Indonesia.

Teknologi tersebut memungkinkan pengguna penyandang disabilitas netra mengakses informasi digital melalui panduan suara.

Fitur itu dapat dimanfaatkan untuk membaca materi pelajaran, menjelajahi aplikasi pendidikan, dan mendukung komunikasi sehari-hari.

Pertamina berharap penggunaan teknologi aksesibilitas dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan belajar tanpa selalu bergantung pada bantuan orang lain.

Pertamina Siapkan Pendampingan Digital Selama Tiga Bulan

Program Digital Netra Setara tidak hanya memberikan bantuan perangkat, tetapi juga menyediakan pelatihan dan pendampingan penggunaan teknologi.

Para siswa akan mendapatkan materi mengenai navigasi dasar menggunakan TalkBack, komunikasi, dan pengetikan melalui ponsel pintar.

Pelatihan juga mencakup pemanfaatan aplikasi pendidikan, sistem manajemen pembelajaran atau Learning Management System (LMS), serta keamanan digital.

Guru dan mentor pendamping turut dibekali pemahaman mengenai teknologi aksesibilitas agar dapat membantu proses pembelajaran siswa.

Pendampingan tersebut direncanakan berlangsung sekitar tiga bulan untuk membangun keterampilan digital secara bertahap.

Melalui kegiatan itu, Pertamina berharap bantuan perangkat dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam aktivitas belajar sehari-hari.

Penerima Bantuan Berharap Teknologi Membantu Meraih Cita-Cita

Salah satu penerima bantuan, Izron Harsan Sahilin, menyampaikan kegembiraannya setelah mendapatkan ponsel pintar yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran.

"Saya senang mendapatkan bantuan smartphone ini. Semoga smartphone ini bisa membantu saya belajar, membaca materi pelajaran, dan mendapatkan lebih banyak pengetahuan. Saya ingin terus belajar dan meraih cita-cita saya," ujar Izron.

Pertamina Foundation berharap semakin banyak anak penyandang disabilitas netra dapat memperoleh akses terhadap teknologi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Agus menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan inklusif harus memberikan kesempatan bagi setiap anak untuk mengembangkan kemampuan dan menentukan masa depannya.

"Masa depan yang inklusif dimulai ketika setiap anak tidak hanya diberi kesempatan untuk belajar, tetapi juga didukung untuk tumbuh dan menentukan masa depannya sendiri," kata Agus.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026