HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Dibuka Melemah 15,13 Poin ke Level 5.357,97 pada Selasa Pagi, Indeks LQ45 Ikut Turun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IHSG Dibuka Melemah 15,13 Poin ke Level 5.357,97 pada Selasa Pagi, Indeks LQ45 Ikut Turun
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Pengunjung memantau layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (20/10/2026). IHSG pada pembukaan perdagangan sesi I, Selasa (20/10), berbalik menguat (rebound) sebesar 88,4 poin atau 1,4 persen ke posisi 5.027,9 setelah mengalami tekanan tajam selama tiga hari perdagangan sebelumnya. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye.)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 15,13 poin atau 0,28 persen ke posisi 5.357,97 pada perdagangan Selasa (27/10/2026) pagi.

Pelemahan juga terjadi pada kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam Indeks LQ45.

Indeks LQ45 tercatat turun 2,16 poin atau 0,10 persen ke level 540,68 pada awal perdagangan.

IHSG Turun 0,28 Persen pada Pembukaan Perdagangan

IHSG mengawali perdagangan sesi pertama Selasa dengan pergerakan negatif di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indeks utama pasar saham Indonesia tersebut terkoreksi sebesar 15,13 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Penurunan itu membawa IHSG ke posisi 5.357,97 atau melemah 0,28 persen.

Angka tersebut merupakan posisi indeks pada pembukaan perdagangan dan belum mencerminkan hasil perdagangan sepanjang hari.

Indeks LQ45 Ikut Melemah ke Posisi 540,68

Sejalan dengan pergerakan IHSG, Indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga dibuka di zona negatif.

Indeks tersebut mengalami penurunan sebesar 2,16 poin atau setara 0,10 persen.

Dengan pelemahan tersebut, LQ45 berada pada posisi 540,68 pada pembukaan perdagangan Selasa pagi.

Data pembukaan ini menunjukkan bahwa IHSG dan LQ45 sama-sama mengalami penurunan pada awal sesi perdagangan.

Belum terdapat keterangan dalam laporan mengenai faktor yang memengaruhi pelemahan kedua indeks maupun perkembangan pergerakannya setelah pembukaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026