
Pantau - Sebanyak 16 warga Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengikuti pelatihan pemasaran digital atau digital marketing selama 16 hari untuk meningkatkan kemampuan memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui platform daring.
Pelatihan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama pengurus RW 02 Pondok Bambu dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
Lurah Pondok Bambu Ateng Surahman mengatakan kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat, termasuk generasi Z, untuk mengembangkan keterampilan usaha berbasis teknologi.
"Pelatihan digital marketing ini manfaatnya sangat besar, terutama bagi generasi Gen Z dan mengembangkan UMKM," kata Ateng di Aula Maryam Waffiyyah, RW 02 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (2/11/2026).
Pelatihan Dorong Warga Pasarkan Produk UMKM Secara Daring
Ateng menjelaskan bahwa pelatihan pemasaran digital bertujuan meningkatkan pengetahuan warga mengenai cara mempromosikan dan menjual produk melalui internet.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengembangkan usaha yang dijalankan dari rumah maupun tempat usaha masing-masing.
Menurut Ateng, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas pelaku UMKM.
"Terima kasih, dan kami sampaikan apresiasi pada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah bekerja sama dengan RW 02 dalam memberikan pelatihan digital marketing bagi warganya. Pelatihan digital marketing itu manfaatnya luar biasa dan bisa membangkitkan hasil produktivitas," jelas Ateng.
Ia berharap peserta semakin terbuka terhadap penggunaan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha.
"Karena itu, diharapkan peserta bisa memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan emas ini," ucap Ateng.
Pelatihan Angkatan Kedua Diikuti 16 Peserta
Ketua RW 02 Pondok Bambu Ahmad Sahil mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelatihan pemasaran digital angkatan kedua yang diselenggarakan bagi warga setempat.
Menurutnya, program ini bermanfaat bagi masyarakat yang telah memiliki usaha rumahan maupun generasi muda yang baru mulai mengenal dunia usaha.
"Kami juga ucapkan terima kasih kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI yang telah memberikan kesempatan RW 02 dalam mendapatkan ilmu pengetahuan tentang digital marketing," tutur Sahil.
Sebelumnya, pelatihan angkatan pertama telah berlangsung pada 28 September hingga 16 Oktober 2026.
Angkatan pertama juga diikuti 16 peserta yang berasal dari unsur karang taruna, kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta pelaku UMKM.
Setiap angkatan menjalani pelatihan selama 16 hari kerja dengan jadwal kegiatan pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Peserta Belajar WhatsApp Bisnis hingga Google My Business
Instruktur pelatihan Dwi Priyanto menjelaskan bahwa peserta mendapatkan berbagai materi untuk mendukung pemasaran produk secara digital.
Materi tersebut mencakup pemasaran digital, perdagangan ritel elektronik atau e-retail, serta pengenalan penggunaan komputer.
Peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai cara memanfaatkan media sosial untuk kegiatan promosi usaha.
Selain teori, pelatihan mencakup praktik pembuatan akun WhatsApp Bisnis dan Google My Business.
Dwi mengatakan materi tambahan mengenai produktivitas juga diberikan untuk membangun pola pikir peserta dalam mengembangkan usaha.
"Nanti, juga ada sisipan materi terkait dengan produktivitas, yang berkaitan dengan mindset sebenarnya," ungkap Dwi.
Secara keseluruhan, empat instruktur bertugas memberikan materi secara bergantian selama pelaksanaan pelatihan.
Peserta Mendapat Sertifikat dan Akun SiapKerja
Selain memperoleh keterampilan pemasaran digital, peserta mendapatkan sejumlah fasilitas selama mengikuti program pelatihan.
Fasilitas tersebut meliputi seragam pelatihan, makan siang, dan uang transportasi.
Setelah menyelesaikan kegiatan, peserta juga akan memperoleh sertifikat dari Kementerian Ketenagakerjaan serta akun SiapKerja.
Program ini diharapkan menjadi bekal bagi warga Pondok Bambu untuk meningkatkan kemampuan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk melalui internet.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




