HOME  ⁄  Ekonomi

Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Pembentukan OPD di Pidie Jaya untuk Kembangkan Potensi Lokal dan Buka Lapangan Kerja

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri Ekonomi Kreatif Dukung Pembentukan OPD di Pidie Jaya untuk Kembangkan Potensi Lokal dan Buka Lapangan Kerja
Foto: (Sumber :Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menyambut positif rencana pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD) yang secara khusus menangani ekonomi kreatif di Kabupaten Pidie Jaya, saat audiensi di Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif.)

Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mendukung rencana pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD) yang secara khusus menangani ekonomi kreatif di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, guna mengoptimalkan potensi lokal, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan membuka lapangan kerja.

Dukungan tersebut disampaikan Riefky menyusul audiensi dengan perwakilan Kabupaten Pidie Jaya di Jakarta, Senin, 2 November 2026.

Menurut Riefky, keberadaan perangkat daerah yang menangani ekonomi kreatif dapat memperkuat pengelolaan potensi usaha lokal agar memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

“Ekonomi kreatif ini lagi berkembang pesat di berbagai daerah dan kami melihat potensi Kabupaten Pidie Jaya yang cukup tinggi. Nanti output-nya bisa memberikan kontribusi terhadap PDRB dan lapangan kerja," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, 4 November 2026.

Pembentukan OPD Ekonomi Kreatif Diharapkan Dorong Pertumbuhan Daerah

Riefky mengatakan setiap daerah memiliki potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Pengelolaan sektor tersebut secara optimal dinilai berpeluang meningkatkan kontribusi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).

Selain itu, pengembangan ekonomi kreatif diharapkan mampu menciptakan peluang usaha dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Riefky mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya yang tengah mengupayakan pembentukan perangkat daerah untuk mengelola sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya, dukungan kelembagaan dapat membantu pengembangan potensi lokal melalui program yang lebih terarah.

Kementerian Ekraf Siapkan Kolaborasi Pengembangan Talenta dan Akses Pasar

Kementerian Ekonomi Kreatif membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui sejumlah program unggulan.

Program tersebut meliputi Aktivasi Desa Kreatif, Creative Hub, dan Creative by Indonesia.

Melalui program-program itu, pemerintah pusat dapat mendukung peningkatan keterampilan pelaku ekonomi kreatif, pengembangan jejaring usaha, serta perluasan akses pasar.

Riefky menyebut penguatan talenta dan pemasaran produk menjadi dua aspek penting dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah.

"Nanti ada dua yang bisa kita intervensi, baik itu pengembangan talenta maupun brand-nya terkait akses pasar," katanya menjelaskan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu produk kreatif daerah memiliki nilai tambah dan meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Batik Kakao dan Sepatu Kulit Jadi Potensi Unggulan Pidie Jaya

Ketua Badan Legislasi DPRK Pidie Jaya Nazarudin Ismail mengatakan wilayahnya memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan.

Sektor yang dinilai menjanjikan antara lain fesyen dan kuliner, termasuk produk lokal berupa Batik Kakao dan sepatu kulit.

Menurut Nazarudin, produk-produk tersebut membutuhkan dukungan peningkatan kapasitas pelaku usaha serta akses pemasaran yang lebih luas.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengupayakan pembentukan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang mengakomodasi urusan ekonomi kreatif.

Dalam rencana tersebut, sektor ekonomi kreatif akan berada di bawah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pidie Jaya.

Pembentukan struktur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi program pengembangan ekonomi kreatif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Pelaku Ekonomi Kreatif Butuh Pelatihan dan Pendampingan

Nazarudin mengatakan pelaku ekonomi kreatif di Pidie Jaya membutuhkan dukungan yang tidak hanya terbatas pada pembentukan kelembagaan.

Menurutnya, pelatihan, pendampingan usaha, dan perluasan akses pasar menjadi kebutuhan penting agar produk lokal dapat berkembang.

"Tentu mereka (talenta kreatif) ini sangat menginginkan pelatihan, pendampingan hingga akses pasar sehingga mereka bisa ekspansi lebih lanjut. Sehingga pengembangan ekonomi kreatif di Pidie Jaya dapat terwujud dengan adanya dinas dan sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah," katanya menjelaskan.

Ia berharap pembentukan perangkat daerah yang menangani ekonomi kreatif dapat mempermudah pelaku usaha memperoleh dukungan pengembangan bisnis.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pidie Jaya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026