HOME  ⁄  Food & Travel

KA Mutiara Timur Layani 304 Ribu Penumpang dan Perkuat Konektivitas Surabaya-Banyuwangi-Bali

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

KA Mutiara Timur Layani 304 Ribu Penumpang dan Perkuat Konektivitas Surabaya-Banyuwangi-Bali
Foto: logo Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Beranda Kegiatan DPR Berita Detail Berita 05 September 2026 BALEG Bagikan melalui RUU Reforma Agraria Harus Jadi Instrumen Penyelesaian Konflik Stru

Pantau - Kereta Api Mutiara Timur melayani 304.522 pelanggan sepanjang Januari-September 2026 atau meningkat 22,78 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 248.021 pelanggan.

Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan perjalanan yang menghubungkan Surabaya dengan kawasan timur Jawa hingga Ketapang, Banyuwangi, sekaligus membuka akses menuju Bali.

Pertumbuhan penumpang berlangsung seiring tingginya aktivitas perjalanan wisata menuju Banyuwangi yang menurut data BPS Provinsi Jawa Timur mencapai 1.846.509 perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari-April 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan KA Mutiara Timur memiliki karakter perjalanan yang menghubungkan sejumlah kota di Jawa Timur sekaligus membuka akses menuju berbagai destinasi wisata.

“Mutiara Timur memberi pelanggan banyak pilihan perjalanan. Dari Surabaya, pelanggan dapat menjangkau kota-kota di timur Jawa, menikmati Banyuwangi, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Bali melalui Ketapang,” ujar Anne.

KA Mutiara Timur Hubungkan Surabaya hingga Ketapang

KA Mutiara Timur melayani relasi Surabaya-Ketapang pergi pulang dengan pilihan kelas Eksekutif dan Ekonomi.

Pada perjalanan tertentu, KAI juga menyediakan Kereta Panoramic yang memungkinkan pelanggan menikmati pemandangan sepanjang perjalanan dengan bidang pandang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat sebanyak 240.632 wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung selama libur Lebaran pada 18-29 Maret 2026.

Jumlah kunjungan wisatawan kembali mencapai 90.968 orang pada libur panjang 27 Mei-1 Juni 2026 yang terdiri atas 89.870 wisatawan domestik dan 1.098 wisatawan mancanegara.

Stasiun Ketapang yang berada dekat Pelabuhan Ketapang mencatat 615.161 pergerakan pelanggan naik dan turun sepanjang Januari-September 2026 atau meningkat 8,56 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 566.643 pergerakan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 292.618 pelanggan tercatat berangkat dan 322.543 pelanggan tiba di Stasiun Ketapang.

Penumpang Bisa Lanjutkan Perjalanan Menuju Bali

Pelanggan yang tiba di Stasiun Ketapang dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang untuk menyeberang menggunakan kapal feri menuju Gilimanuk, Bali.

Besarnya mobilitas di jalur tersebut terlihat pada 31 Mei 2026 ketika ASDP mencatat lintasan Ketapang-Gilimanuk melayani 29.075 penumpang dan 9.092 kendaraan dalam sehari saat arus balik libur panjang.

Konektivitas kereta api dan penyeberangan tersebut juga berinteraksi dengan transportasi lokal, akomodasi, kuliner, perdagangan, serta berbagai aktivitas pariwisata di daerah.

“Perjalanan pelanggan dapat berlanjut jauh setelah turun dari kereta api. Ketika stasiun terhubung dengan pelabuhan dan berbagai destinasi, konektivitas menjadi semakin lengkap. Kami ingin perjalanan dengan kereta api ikut membuka lebih banyak akses bagi masyarakat untuk berwisata, bertemu keluarga, maupun menggerakkan aktivitas ekonomi di daerah,” tutup Anne.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026