HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Tunda Aturan Evaluasi Model AI karena Khawatir Hambat Dominasi Amerika Serikat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Tunda Aturan Evaluasi Model AI karena Khawatir Hambat Dominasi Amerika Serikat
Foto: (Sumber : Arsip Foto - Presiden Amerika Serikat Donalt Trump. (ANTARA/Anadolu/py).)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda penandatanganan perintah eksekutif terkait evaluasi keamanan model kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebelum dirilis ke publik karena khawatir aturan tersebut dapat menghambat posisi Amerika Serikat dalam persaingan teknologi global.

Menurut laporan TechCrunch pada Kamis (21/5) waktu setempat, Trump menilai masih ada sejumlah aspek dalam rancangan aturan yang perlu diperbaiki.

"Kita memimpin China, kita memimpin semua pihak, dan saya tidak ingin melakukan apapun yang akan menghalangi kepemimpinan itu," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Perintah eksekutif tersebut sebelumnya dirancang untuk memberikan kewenangan kepada Kantor Direktur Siber Nasional dan sejumlah lembaga pemerintah Amerika Serikat dalam mengevaluasi model AI baru sebelum dipasarkan.

Kebijakan itu muncul setelah meningkatnya kekhawatiran terhadap kemampuan model AI generasi terbaru seperti Mythos milik Anthropic dan GPT-5.5 Cyber milik OpenAI.

Model AI tersebut dinilai mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan secara cepat sehingga memunculkan risiko siber baru.

Pemerintah AS Ingin Perketat Pengawasan AI

Salah satu poin yang menjadi sorotan dalam rancangan aturan itu adalah kewajiban perusahaan teknologi membagikan model AI mereka kepada pemerintah sebelum peluncuran resmi.

Menurut laporan CNN, perusahaan AI diwajibkan menyerahkan model teknologi mereka sekitar 14 hingga 90 hari sebelum dirilis ke publik.

Langkah tersebut dimaksudkan agar pemerintah dapat melakukan pengujian keamanan dan mitigasi risiko terhadap potensi ancaman yang muncul dari teknologi AI canggih.

Namun, kebijakan itu juga memicu kekhawatiran pelaku industri teknologi terkait potensi hambatan inovasi dan kerahasiaan pengembangan produk.

Persaingan AI AS dan China Kian Ketat

Penundaan penandatanganan aturan tersebut terjadi di tengah persaingan ketat pengembangan AI antara Amerika Serikat dan China.

Trump menegaskan pemerintahannya tidak ingin mengambil kebijakan yang berpotensi memperlambat dominasi Amerika Serikat di sektor teknologi kecerdasan buatan.

Perdebatan mengenai pengawasan AI kini menjadi perhatian global seiring meningkatnya kemampuan model AI dalam bidang keamanan siber, otomasi, dan pengolahan data berskala besar.

Penulis :
Aditya Yohan