HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Sebut Kesepakatan Damai dengan AS Bisa Akhiri Konflik di Semua Front

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Iran Sebut Kesepakatan Damai dengan AS Bisa Akhiri Konflik di Semua Front
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Amerika Serikat (AS) dan Republik Islam Iran dalam Ilustrasi. ANTARA/Anadolu Agency/pri.)

Pantau - Iran menyebut potensi kesepakatan damai dengan Amerika Serikat dapat mencakup penghentian perang di semua lini termasuk upaya menghentikan serangan Israel di Lebanon.

Iran dan AS Bahas Selat Hormuz hingga Sanksi Minyak

Informasi tersebut dilaporkan kantor berita Tasnim pada Minggu 24 Mei 2026.

Dalam rancangan kesepakatan itu, Amerika Serikat disebut akan membantu menghentikan serangan Israel di Lebanon serta mencabut sanksi terhadap minyak Iran selama proses negosiasi berlangsung.

Iran menyatakan jumlah kapal yang diizinkan melintasi Selat Hormuz akan dipulihkan seperti sebelum perang dalam waktu 30 hari apabila kesepakatan tercapai.

Namun Teheran menegaskan Selat Hormuz tidak akan sepenuhnya kembali ke kondisi sebelum perang karena Iran tetap akan menegakkan hak kedaulatannya di kawasan tersebut.

Rincian langkah Iran terkait Selat Hormuz disebut akan diumumkan kemudian.

Iran juga menuntut pelepasan sebagian aset negara yang selama ini dibekukan serta pencabutan blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Teheran menegaskan tidak akan ada perubahan pengaturan di Selat Hormuz apabila blokade terhadap pelabuhan Iran tetap diberlakukan.

Setiap perubahan navigasi dan transit di jalur strategis tersebut disebut bergantung pada implementasi komitmen Amerika Serikat dalam nota kesepahaman yang sedang dibahas.

Pakistan Disebut Berperan dalam Terobosan Diplomatik

Kesepakatan potensial juga mencakup jendela negosiasi selama 60 hari terkait program nuklir Teheran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu 23 Mei 2026 mengatakan kesepakatan untuk mengakhiri perang sebagian besar telah dinegosiasikan dan kini tinggal menunggu finalisasi.

Terobosan diplomatik tersebut muncul setelah kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Asim Munir ke Teheran untuk kedua kalinya dalam beberapa pekan terakhir.

Gencatan senjata dalam perang AS-Iran yang dimulai pada 28 Februari diketahui pertama kali dimediasi Pakistan pada 8 April 2026.

Penulis :
Gerry Eka