HOME  ⁄  Geopolitik

Menteri Keuangan AS Paparkan Tiga Skenario Hasil Perundingan dengan Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri Keuangan AS Paparkan Tiga Skenario Hasil Perundingan dengan Iran
Foto: (Sumber : Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent berbicara di ruang konferensi pers Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat pada 15 April 2026. ANTARA/Celal Güneş/Anadolu/pri..)

Pantau - Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengungkapkan terdapat tiga kemungkinan hasil dari perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait sejumlah isu yang masih menjadi perbedaan kedua negara.

Tiga Skenario Perundingan AS dan Iran

Scott Bessent menyampaikan bahwa skenario pertama adalah tercapainya kesepakatan antara Washington dan Teheran dalam perundingan yang sedang berlangsung.

“Ada tiga skenario: kita mencapai kesepakatan; kita tidak mencapai kesepakatan tetapi tetap mempertahankan blokade dan terus menekan mereka; atau kita kembali pada tindakan militer," ungkap Bessent dalam Forum Ekonomi Reagan 2026 pada Jumat.

Skenario kedua adalah tidak tercapainya kesepakatan, namun Amerika Serikat tetap melanjutkan blokade dan meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Skenario ketiga adalah kembali pada opsi tindakan militer apabila upaya diplomasi gagal menghasilkan kesepakatan.

Menurut Bessent, tekanan yang berkepanjangan akan semakin memperburuk kondisi Iran.

Ia juga menegaskan Departemen Keuangan Amerika Serikat siap menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Iran dan masih memiliki sejumlah target finansial lain yang dapat dikenai pembatasan.

Ketegangan Masih Mewarnai Hubungan Washington dan Teheran

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Kedua negara kemudian mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April untuk meredakan ketegangan.

Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas sehingga Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan sejumlah isu utama terkait program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz masih belum terselesaikan.

Meski demikian, Trump menyebut kedua negara telah mencapai kesepakatan pada beberapa isu lain yang dianggap kurang penting.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan kesepakatan final dengan Amerika Serikat bergantung pada kesediaan Washington untuk menghentikan tuntutan yang dinilai berlebihan dan mengakhiri tindakan yang saling bertentangan.

Penulis :
Ahmad Yusuf