HOME  ⁄  Geopolitik

Hizbullah Tolak Syarat AS Tarik Pejuang dari Lebanon Selatan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Hizbullah Tolak Syarat AS Tarik Pejuang dari Lebanon Selatan dalam Kesepakatan Gencatan Senjata
Foto: (Sumber : Arsip foto - Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem. /ANTARA/Iranian Presidency/Handout/Anadolu/pri..)

Pantau - Hizbullah menolak syarat Amerika Serikat yang meminta seluruh pejuangnya ditarik dari wilayah selatan Sungai Litani dalam kesepakatan gencatan senjata Lebanon-Israel yang diumumkan setelah perundingan di Washington, kata Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem pada Kamis (4/6).

Hizbullah Kritik Kesepakatan yang Dimediasi AS

Departemen Luar Negeri AS pada Kamis malam mengumumkan kesepakatan gencatan senjata hasil putaran keempat perundingan Lebanon-Israel yang dimediasi Washington.

Kesepakatan tersebut mensyaratkan penghentian penuh aktivitas militer Hizbullah serta penarikan seluruh pejuangnya dari wilayah selatan Sungai Litani.

Di saat yang sama, Israel mengumumkan akan melanjutkan operasi militer di zona penyangga Lebanon selatan sebagai bagian dari kesepakatan yang diumumkan AS.

Qassem menilai syarat yang diajukan Washington menguntungkan Israel dan berpotensi mengganggu stabilitas Lebanon.

“Pernyataan itu bertujuan menghancurkan Lebanon, merusak stabilitasnya, dan memicu perselisihan sipil di antara rakyat Lebanon demi kepentingan Israel, sehingga Israel dapat mencapai secara politik apa yang tidak dapat dicapainya melalui perang,” ungkap Qassem.

Hizbullah Tegaskan Perlawanan Tetap Berlanjut

Qassem menegaskan bahwa menjadikan pelucutan senjata Hizbullah sebagai dasar setiap kesepakatan akan melemahkan posisi Lebanon.

Menurutnya, langkah tersebut juga dapat menimbulkan ancaman terhadap kelompok masyarakat yang mendukung perlawanan terhadap Israel.

Ia menyatakan Hizbullah tidak akan menerima formula gencatan senjata yang mengharuskan penarikan pasukan dari Lebanon selatan selama operasi militer Israel masih berlangsung.

Qassem mengatakan kelompoknya hanya mendukung penghentian menyeluruh agresi Israel, penerapan gencatan senjata, dan penarikan pasukan Israel dari wilayah yang diduduki.

“Selama pendudukan masih berlangsung, perlawanan akan terus berlanjut,” kata Qassem.

Penulis :
Ahmad Yusuf