HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Klaim AS Akan Raih “Kemenangan Total” atas Iran dalam Dua Pekan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Klaim AS Akan Raih “Kemenangan Total” atas Iran dalam Dua Pekan
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. /ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim negaranya akan meraih “kemenangan total” atas Iran dalam dua pekan ke depan, beberapa jam setelah Iran dan Israel menyepakati penghentian eskalasi konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri rapat umum virtual untuk Senator Partai Republik Lindsey Graham pada Senin (8/6).

“Kami adalah tim yang sangat tangguh, dan saya pikir kami sedang memenangkan pertempuran itu, tetapi Anda benar-benar akan memenangkannya dalam dua minggu ke depan ketika kami mendeklarasikan kemenangan total,” ungkap Trump.

“Itu akan menjadi kemenangan total. Itu akan terjadi sangat segera, dan harga minyak akan turun drastis,” lanjutnya.

Ketegangan Iran-Israel Mereda

Pernyataan Trump muncul setelah Iran mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel pada Senin.

Meski demikian, Teheran memperingatkan akan memberikan respons yang “menghancurkan” apabila operasi militer Israel di Lebanon terus berlanjut.

Militer Iran menegaskan bahwa Israel dan sekutunya seharusnya telah belajar dari respons yang diberikan Teheran selama konflik berlangsung.

Ketegangan meningkat pada Minggu ketika Israel melancarkan serangan ke Beirut, Lebanon, meskipun gencatan senjata masih berlaku.

Serangan tersebut memicu balasan Iran berupa peluncuran rudal ke wilayah utara Israel yang kemudian dibalas dengan serangan udara Israel ke sejumlah target di Iran.

Trump Serukan Penghentian Pertempuran

Di tengah meningkatnya konflik, Trump turun tangan dengan menyerukan penghentian pertempuran melalui unggahan di platform Truth Social miliknya.

Seruan tersebut meminta Israel dan Iran segera menghentikan aksi militer untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Pada Senin malam, Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pertempuran dengan Iran telah berhenti untuk sementara waktu.

Namun, Netanyahu menegaskan Israel akan kembali melakukan serangan balasan apabila negaranya menjadi sasaran serangan baru.

Penulis :
Ahmad Yusuf