HOME  ⁄  Geopolitik

Menlu Iran Mendesak Pasukan Asing Tinggalkan Kawasan Sekitar Negaranya di Tengah Ketegangan dengan AS

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menlu Iran Mendesak Pasukan Asing Tinggalkan Kawasan Sekitar Negaranya di Tengah Ketegangan dengan AS
Foto: (Sumber : Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi (ANTARA/HO-irangov.ir).)

Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mendesak seluruh pasukan asing yang berada di sekitar wilayah negaranya untuk meninggalkan kawasan tersebut di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, sembari menegaskan Teheran mengutamakan jalur diplomasi namun siap mengambil langkah lain jika diperlukan.

Iran Ingatkan Risiko Kehadiran Pasukan Asing

Araghchi menyampaikan melalui media sosial X bahwa keberadaan pasukan asing di sekitar Iran berpotensi memicu risiko akibat kesalahan, kecelakaan, maupun kemungkinan terjebak dalam baku tembak.

“Pasukan asing di sekitar wilayah kami selalu berisiko karena kesalahan mereka sendiri, kecelakaan biasa, atau berpotensi terjebak dalam baku tembak. Untuk mengurangi risikonya, solusi terbaik adalah dengan mereka pergi. Kami lebih menyukai upaya diplomasi, tetapi juga ‘berbicara dalam bahasa lain’,” tulis Araghchi.

Ia juga menegaskan bahwa Selat Hormuz bukan merupakan perairan internasional dan lokasinya berada ribuan mil dari pantai Amerika Serikat.

Ketegangan Dipicu Insiden Helikopter Apache

Araghchi menambahkan angkatan bersenjata Iran selalu berada dalam kondisi siaga untuk menghadapi setiap pelanggaran wilayah udara negara tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut helikopter AH-64 Apache milik AS yang jatuh di lepas pantai Oman ditembak jatuh oleh Iran dan menilai insiden tersebut memerlukan respons dari Washington.

Sementara itu, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyampaikan kepada RIA Novosti bahwa helikopter tersebut jatuh saat menjalankan patroli di perairan kawasan Oman dan kedua pilot berhasil diselamatkan dalam kondisi stabil.

Penulis :
Aditya Yohan