
Pantau - Iran memperingatkan kawasan Timur Tengah dapat menjadi “neraka” bagi Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan terkait situasi di Selat Hormuz dan eskalasi konflik di kawasan.
Komandan IRGC Sampaikan Peringatan soal Selat Hormuz
Peringatan tersebut disampaikan Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Seyed Majid Mousavi, dalam pernyataan yang dikutip Mehr News Agency.
“Jika Anda membuat Selat Hormuz tidak aman, kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh wilayah Iran,” ungkap Seyed Majid Mousavi.
Mousavi menyatakan peringatan itu merupakan respons terhadap apa yang ia gambarkan sebagai keberanian Amerika Serikat di kawasan serta upaya yang dianggap mengancam “Selat Hormuz yang suci.”
Ketegangan Meningkat di Tengah Klaim Serangan Balasan
Sebelumnya, IRGC menyatakan telah menyerang 18 target militer utama Amerika Serikat yang berada di pangkalan Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait serta pangkalan Sheikh Isa di Bahrain.
Perkembangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya eskalasi menyusul serangan Amerika Serikat terhadap wilayah selatan Iran dan pengumuman Teheran mengenai penutupan Selat Hormuz bagi seluruh kapal yang melintas.
Laporan mengenai peringatan dan perkembangan situasi tersebut dikutip dari Anadolu berdasarkan pernyataan yang disampaikan pihak Iran.
- Penulis :
- Aditya Yohan





