HOME  ⁄  Geopolitik

AS Disebut Siapkan Operasi Rebut Uranium Iran, Namun Ditunda Donald Trump

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Disebut Siapkan Operasi Rebut Uranium Iran, Namun Ditunda Donald Trump
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Pentagon atau Gedung Kementerian Perang AS. ANTARA/Xinhua/aa..)

Pantau - Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menyiapkan operasi darat untuk merebut uranium Iran yang diperkaya tinggi, namun Presiden Donald Trump memutuskan menunda pelaksanaan rencana tersebut di tengah perkembangan perundingan damai antara Washington dan Teheran.

Rencana Operasi Militer Ditangguhkan

Menurut laporan CNN yang mengutip sumber terkait, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine melakukan kunjungan rahasia ke markas Komando Pusat AS di Florida pada akhir Mei untuk menerima pengarahan mengenai operasi militer yang bertujuan merebut uranium Iran secara paksa.

Trump kemudian menunda rencana tersebut setelah muncul peringatan bahwa operasi itu berpotensi memicu respons keras dari Iran, memperpanjang konflik, dan mengguncang ekonomi global.

Sumber yang sama menyebut presiden AS juga mengkhawatirkan kemungkinan timbulnya korban besar di kalangan personel militer Amerika Serikat apabila operasi dilaksanakan.

Perundingan Damai AS-Iran Terus Berlanjut

Di tengah penundaan rencana militer tersebut, Trump sebelumnya menyatakan bahwa poin-poin akhir perjanjian perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran telah disepakati oleh seluruh pihak yang terlibat, termasuk Israel, serta berpotensi ditandatangani dalam beberapa hari ke depan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei juga mengonfirmasi bahwa teks nota kesepahaman telah disepakati pada poin-poin utamanya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyampaikan bahwa Teheran dan Washington belum pernah sedekat ini untuk mencapai nota kesepahaman, sedangkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan teks akhir kesepakatan perdamaian telah disepakati.

Penulis :
Aditya Yohan