HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Hadapi Selandia Baru di Piala Dunia 2026 dengan Bayang-Bayang Ketegangan Politik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Hadapi Selandia Baru di Piala Dunia 2026 dengan Bayang-Bayang Ketegangan Politik
Foto: (Sumber :Rombongan Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026 tiba di Bandara Internasional Tijuana di Kota Tijuana, Meksiko, Minggu (7/6/2026). ANTARA FOTO/XINHUA/Joebeth Terriquez/kye.)

Pantau - Timnas Iran akan menghadapi Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, California, Selasa (16/6), dalam pertandingan yang tidak hanya menyita perhatian dari sisi olahraga tetapi juga dipengaruhi situasi politik antara Iran dan Amerika Serikat.

Iran Jalani Tantangan di Luar Lapangan

Iran datang ke turnamen dengan berbagai kendala nonteknis akibat hubungan diplomatik yang memburuk dengan Amerika Serikat.

Tim asuhan Amir Ghalenoei harus memindahkan base camp dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko, karena tidak memperoleh izin tinggal lebih dari 24 jam di Amerika Serikat.

Kondisi tersebut membuat skuad Iran harus masuk ke Amerika Serikat hanya untuk menjalani pertandingan sebelum kembali meninggalkan wilayah tersebut pada hari yang sama.

Selain itu, dukungan langsung dari suporter Iran juga terbatas akibat kebijakan larangan masuk yang diberlakukan pemerintah Amerika Serikat.

Iran Tetap Diunggulkan Berkat Performa Konsisten

Meski menghadapi tantangan logistik dan politik, Iran datang dengan catatan impresif setelah menjadi tim Asia kedua yang memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 seusai Jepang.

Dalam babak kedua dan ketiga kualifikasi zona Asia, Iran hanya menelan satu kekalahan dan meraih 13 kemenangan dari 16 pertandingan.

Menjelang turnamen, Iran juga membukukan tiga kemenangan beruntun pada laga persahabatan dengan mengalahkan Kosta Rika 5-0, Gambia 3-1, dan Mali 2-0.

Berdasarkan performa tersebut, Tim Melli dipandang memiliki peluang besar untuk meraih tiga poin saat menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka mereka di Grup G.

Penulis :
Aditya Yohan