
Pantau - Pemerintah Kota Kazan, Rusia, memperketat pengamanan di berbagai lokasi strategis menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN yang berlangsung pada 17-19 Juni 2026.
Pengamanan difokuskan pada lokasi penginapan para tamu negara serta sepanjang rute perjalanan delegasi yang akan menghadiri forum tersebut.
Wali Kota Kazan Ilsur Metshin mengatakan langkah keamanan dilakukan melalui koordinasi besar-besaran antara kementerian, lembaga federal, pemerintah Republik Tatarstan, dan pemerintah kota.
Ia mengungkapkan, "Peningkatan signifikan dalam pengamanan di sekitar lokasi akomodasi para tamu telah dimulai sejak pekan lalu."
Menurut Metshin, personel kepolisian yang bertugas tidak hanya berasal dari Tatarstan, tetapi juga didatangkan dari berbagai wilayah Rusia untuk menjaga ketertiban selama penyelenggaraan KTT.
Pola kerja khusus aparat penegak hukum diberlakukan di pusat Kota Kazan hingga Sabtu (20/6/2026).
Pemerintah setempat telah menyiapkan berbagai skenario pengamanan guna memastikan kelancaran mobilitas para delegasi.
Metshin mengatakan, "Sebanyak 189 rute delegasi akan diatur di kota ini. Seluruh rute telah diuji coba."
KTT Rusia-ASEAN digelar untuk memperingati 35 tahun hubungan kemitraan antara Rusia dan negara-negara ASEAN.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan mengadakan sejumlah pertemuan bilateral di sela-sela rangkaian KTT.
Selain pertemuan tingkat tinggi, Russia-ASEAN Business Forum juga digelar pada Rabu sebagai bagian dari agenda resmi KTT Rusia-ASEAN.
ASEAN yang didirikan pada 1967 saat ini beranggotakan 11 negara, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Vietnam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Filipina.
Dalam forum di Kazan, para peserta akan membahas berbagai isu internasional dan regional yang mendesak serta mengeksplorasi langkah-langkah untuk memperdalam kerja sama antara Rusia dan ASEAN di berbagai sektor.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





