HOME  ⁄  Geopolitik

Utusan Khusus AS Steve Witkoff Bertolak ke Swiss untuk Bahas Kesepakatan Nuklir dengan Iran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Utusan Khusus AS Steve Witkoff Bertolak ke Swiss untuk Bahas Kesepakatan Nuklir dengan Iran
Foto: (Sumber :Arsip foto - Kombo foto - Utusan khusus AS Steve Witkoff (kiri) dan penasihat Jared Kushner. ANTARA/Andolu Ajensi/pri..)

Pantau - Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff dilaporkan tengah menuju Swiss untuk mengikuti perundingan dengan Iran terkait potensi kesepakatan nuklir, di tengah upaya kedua negara merampungkan negosiasi lanjutan setelah penandatanganan nota kesepahaman awal.

Menurut laporan Axios yang mengutip pejabat Amerika Serikat, perundingan AS-Iran diperkirakan berlangsung di Swiss meski jadwal resmi pembahasan belum dipastikan.

Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, dilaporkan telah lebih dahulu berada di Swiss untuk mengikuti perkembangan proses diplomatik tersebut.

Perundingan sebelumnya dijadwalkan dimulai pada Jumat (19/6), namun ditunda akibat meningkatnya pertempuran antara Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Jadwal Negosiasi Masih Menunggu Kepastian

Laporan tersebut menyebut delegasi Amerika Serikat semula diperkirakan dipimpin Wakil Presiden JD Vance.

Namun, JD Vance menunda keberangkatannya pada Kamis (18/6) dan hingga kini belum ada kepastian apakah ia akan bergabung dalam perundingan akhir pekan ini.

Meski demikian, kehadiran Steve Witkoff di Swiss dinilai sebagai sinyal bahwa Washington tetap berkomitmen melanjutkan jalur diplomasi dengan Teheran.

Nota Kesepahaman Sudah Ditandatangani

Iran dan Amerika Serikat pada 14 Juni 2026 mengonfirmasi bahwa proses penyusunan nota kesepahaman telah selesai.

Kedua negara kemudian menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh pada malam sebelum 18 Juni 2026.

Kesepakatan awal itu bertujuan mengakhiri konflik militer yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Memorandum tersebut memberikan waktu 60 hari bagi kedua negara untuk menegosiasikan kesepakatan final mengenai program nuklir Iran dan pencabutan sanksi Amerika Serikat.

Dokumen itu juga menetapkan tenggat waktu bagi Amerika Serikat untuk mengakhiri blokade angkatan lautnya serta bagi Iran untuk memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Perundingan di Swiss diharapkan menjadi langkah penting dalam mencapai kesepakatan permanen yang dapat meredakan ketegangan antara kedua negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf