
Pantau - Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) akan memperoleh sedikitnya enam kapal perang hibrida yang mampu meluncurkan pesawat udara nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) maupun drone bawah laut sebagai bagian dari modernisasi armada pada awal 2030-an.
Strategi Baru Modernisasi Armada
Laporan Financial Times yang dikutip Sputnik pada Senin menyebut kapal perang tersebut akan menjadi armada pertama Royal Navy yang memiliki kemampuan multiperan dengan dukungan sistem nirawak.
Rencana pengadaan enam kapal perang hibrida itu dijadwalkan diumumkan pemerintah Inggris pada pekan depan.
Pemerintah Inggris juga disebut memprioritaskan pembangunan kapal hibrida dan berencana membatalkan proyek pembangunan delapan kapal perusak Type 83 serta lima fregat Type 32.
Fokus Beralih ke Sistem Nirawak
Langkah tersebut mencerminkan perubahan strategi pertahanan Inggris yang semakin mengandalkan penggunaan UAV dan drone bawah laut dibandingkan platform militer konvensional.
Sebelumnya, The Times melaporkan pemerintah Inggris membatalkan rencana penggantian sejumlah kapal perang yang telah menua untuk mengalihkan pendanaan ke pengembangan sistem nirawak melalui Rencana Investasi Pertahanan.
Perubahan kebijakan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan tempur Angkatan Laut Kerajaan Inggris dengan teknologi modern yang lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan keamanan di masa depan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





