
Pantau - Presiden China Xi Jinping menyatakan Partai Komunis China (PKC) telah menuliskan "epos paling megah" dalam sejarah bangsa China saat menghadiri peringatan hari jadi PKC ke-105 yang digelar di Balai Besar Rakyat, Beijing, Selasa (1/7), dan diikuti sekitar 3.000 anggota partai.
Xi Soroti Perjalanan PKC dan Tantangan Masa Depan
Xi mengatakan, "Selama 105 tahun, partai kita selalu berpegang teguh pada misi awal untuk mengupayakan kebahagiaan bagi rakyat China dan kebangkitan bagi bangsa China. Kita menuliskan epos paling megah dalam sejarah bangsa China selama ribuan tahun," ungkapnya.
Menurut Xi, PKC yang didirikan pada 1 Juli 1921 lahir ketika China menghadapi persoalan dalam negeri, ancaman luar negeri, kemiskinan, dan kelemahan.
Ia menyebut PKC kini memiliki hampir 101,29 juta anggota dan lebih dari 5,43 juta organisasi partai di tingkat akar rumput.
Xi juga mengatakan, "Perjuangan tanpa henti selama 105 tahun telah secara mendasar mengubah masa depan dan nasib rakyat China. Hari ini, rakyat China telah menggenggam erat nasibnya di tangan sendiri, dan sedang melangkah maju dengan penuh percaya diri, mandiri, dan kuat menuju masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Ia turut mengingatkan para anggota partai agar tetap siap menghadapi tantangan di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
"Pembangunan negara kita sedang berada pada periode ketika peluang strategis dan risiko serta tantangan hidup berdampingan, sementara faktor-faktor yang tidak pasti dan sulit diprediksi meningkat. Kita harus selalu siap menghadapi ujian besar berupa angin kencang, gelombang tinggi, bahkan badai dahsyat," katanya.
Soroti Hong Kong, Makau, Taiwan, dan Penganugerahan Medali
Dalam pidatonya, Xi kembali menegaskan dukungan terhadap penerapan prinsip "satu negara, dua sistem" di Hong Kong dan Makau serta menyerukan penyelesaian isu Taiwan.
"Ini adalah tugas sejarah yang dengan teguh diperjuangkan partai kita tanpa berubah, sekaligus harapan bersama seluruh putra-putri China. Kita harus secara mendalam menerapkan strategi umum partai untuk menyelesaikan masalah Taiwan pada era baru, berpegang pada prinsip satu China," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Xi juga menganugerahkan "Medali 1 Juli", penghargaan tertinggi PKC, kepada delapan anggota partai dari berbagai latar belakang profesi, termasuk mediator, veteran, dokter desa, ahli pertanian, dan pakar teknik, dengan satu penghargaan diberikan secara anumerta.
Acara turut dihadiri enam anggota Komite Tetap Biro Politik Komite Sentral PKC serta Wakil Presiden China Han Zheng.
- Penulis :
- Aditya Yohan

