
Pantau - Upacara penghormatan terakhir selama dua hari bagi mendiang pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dimulai pada Sabtu (4/7) di kompleks salat Imam Khomeini Grand Mosalla, Teheran, dengan dihadiri ribuan pelayat dari berbagai penjuru Iran menjelang prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Juli 2026.
Jasad Ali Khamenei ditempatkan di atas sebuah panggung bersama jasad empat anggota keluarganya yang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.
Para pelayat yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat membawa foto Ali Khamenei dan bendera Iran.
Mereka juga meneriakkan slogan-slogan yang mengecam Amerika Serikat dan Israel.
Pemerintah Iran memberlakukan pembatasan lalu lintas yang ketat di Teheran, terutama di sekitar kawasan Mosalla.
Otoritas Iran juga menyiapkan berbagai layanan pendukung untuk memenuhi kebutuhan para pelayat.
Rangkaian Penghormatan dan Prosesi Pemakaman
Upacara penghormatan dua hari tersebut digelar setelah acara penghormatan pada Jumat (3/7) yang dihadiri para pejabat tinggi Iran dan sejumlah pejabat asing.
Prosesi pemakaman utama dijadwalkan berlangsung di Teheran pada Senin (6/7).
Prosesi tersebut diperkirakan akan dihadiri masyarakat dari Iran maupun negara-negara lain di kawasan.
Pada Selasa (7/7), rangkaian penghormatan akan berlanjut di Kota Qom, Iran bagian tengah.
Selanjutnya, pada Rabu (8/7), jasad Ali Khamenei akan dibawa ke Irak untuk menjalani rangkaian ritual di Kota Najaf dan Karbala.
Ali Khamenei dijadwalkan dimakamkan di Kota Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis (9/7).
Pemerintah Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Pemerintah Iran menetapkan 9 Juli 2026 sebagai hari berkabung nasional.
Putra Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru pada Maret 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka





