HOME  ⁄  Geopolitik

Dubes China Optimistis Prabowo dan Xi Jinping Perkuat Hubungan Bilateral yang Berdampak Nyata

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dubes China Optimistis Prabowo dan Xi Jinping Perkuat Hubungan Bilateral yang Berdampak Nyata
Foto: (Sumber :Arsip - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di Aula Besar Rakyat, Beijing, Sabtu (9/11/2024) (ANTARA/Desca Lidya Natalia).)

Pantau - Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong optimistis Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping akan terus mengarahkan hubungan bilateral kedua negara menjadi semakin kuat dan memberikan dampak konkret bagi pembangunan.

Wang mengungkapkan, “Di bawah arahan strategis kedua kepala negara, hubungan Indonesia-China terus menciptakan momentum yang kuat dan telah memasuki tahap pembangunan komunitas dengan masa depan bersama.”

Ia mengatakan penguatan hubungan kedua negara akan difokuskan pada lima pilar, yakni politik, ekonomi, hubungan antarmasyarakat dan budaya, kemaritiman, serta keamanan.

Menurut Wang, Presiden Prabowo telah melakukan sedikitnya tiga kali kunjungan ke China, sementara Presiden Xi Jinping telah beberapa kali berkunjung ke Indonesia sejak menjabat pada 2013.

Ia menambahkan hubungan Indonesia dan China kini telah mencapai tingkat kemitraan strategis komprehensif dengan dialog mekanisme "2+2" antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara serta interaksi intensif antarpetinggi pemerintah.

Wang mengungkapkan perdagangan bilateral Indonesia dan China pada 2025 mencapai 167,49 miliar dolar AS sehingga China mempertahankan posisinya sebagai mitra dagang terbesar Indonesia selama 13 tahun berturut-turut.

Ia mengungkapkan, “Kereta Cepat Jakarta-Bandung menjadi proyek utama dalam kerja sama antara kedua negara yang saling menguntungkan.”

Untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat, China telah menerapkan kebijakan bebas visa transit selama 240 jam bagi pemegang paspor Indonesia serta memperluas fasilitasi pengajaran Bahasa Mandarin, termasuk melalui "China Space" di Masjid Istiqlal Jakarta.

Wang menyebut jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia pada Januari hingga Mei 2026 mencapai 765.700 orang atau meningkat 21,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia menegaskan, “Hasil kerja sama China-Indonesia yang melimpah lahir dari keselarasan falsafah pembangunan, kepentingan bersama kita yang amat mendalam, serta peluang yang hadir dari pembangunan China yang stabil dan berjangka panjang.”

Penulis :
Aditya Yohan