
Pantau - Militer Ansar Allah atau Houthi mengklaim telah menyerang tiga kapal tanker minyak Arab Saudi dalam kurun 48 jam terakhir serta mempertahankan blokade pelayaran di Selat Bab al-Mandab sebagai bagian dari eskalasi konflik dengan kerajaan tersebut.
Informasi tersebut disampaikan sumber Yaman kepada stasiun televisi Lebanon Al Mayadeen di Doha, Senin.
Houthi Klaim Blokade Ganggu Pelayaran Saudi
"Dalam 48 jam terakhir, angkatan bersenjata Yaman telah menyerang tiga kapal tanker minyak Saudi," ungkap sumber tersebut.
Sumber itu menyatakan sebanyak 16 kapal Saudi telah berbalik arah karena tidak dapat melewati Selat Bab al-Mandab yang dikuasai Houthi dalam enam hari terakhir sejak 20 Juli.
"Sejak Yaman memberlakukan blokade, tidak satu pun kapal tanker minyak Saudi yang melewati Selat tersebut baik dari arah mana pun," ujarnya.
Ia menambahkan larangan terhadap pelayaran Saudi yang diberlakukan sejak 20 Juli masih tetap berlaku.
Blokade Disebut Sebagai Aksi Balasan
Sebelumnya, Houthi mengumumkan pemberlakuan blokade laut terhadap Arab Saudi sebagai balasan atas kendali kerajaan tersebut terhadap wilayah udara Yaman selama 12 tahun.
Kelompok itu juga mengaitkan kebijakan tersebut dengan pemboman Bandara Sanaa ketika pesawat Iran yang membawa delegasi Houthi mendarat.
Laporan mengenai serangan terhadap kapal tanker dan blokade pelayaran tersebut bersumber dari keterangan yang disampaikan narasumber Yaman kepada Al Mayadeen dan dikutip oleh Sputnik/RIA Novosti.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan



