HOME  ⁄  Geopolitik

Korea Selatan Siapkan 1.431 Perangkat Medis untuk Korea Utara di Tengah Memburuknya Hubungan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korea Selatan Siapkan 1.431 Perangkat Medis untuk Korea Utara di Tengah Memburuknya Hubungan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Alat Medis Tabung oksigen portabel individu untuk menempatkan gas bagi pasien dengan gangguan pernapasan. (ANTARA/Shuterstock/pri.)

Pantau - Kementerian Unifikasi Korea Selatan merencanakan pengiriman 1.431 perangkat medis kepada Korea Utara sebagai bantuan kemanusiaan meski komunikasi dan jalur dialog antara kedua negara tengah terputus.

Berdasarkan dokumen yang disampaikan kepada anggota parlemen dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP) Kim Dae-Sik, Minggu (20/9/2026), ribuan perangkat tersebut terbagi dalam 166 kategori untuk kebutuhan diagnosis, operasi, dan perawatan di sebuah rumah sakit di Pyongyang.

Peralatan yang disiapkan antara lain defibrilator eksternal otomatis, mesin sinar-X, stetoskop, alat pengukur tekanan darah, meja operasi, serta sejumlah perangkat medis lainnya.

Kementerian Unifikasi menyatakan jenis peralatan yang akan disumbangkan ditentukan melalui konsultasi dengan Korea Foundation for International Healthcare dan sejumlah pakar kesehatan.

Rencana Bergantung pada Respons Pyongyang

Kementerian Unifikasi Korea Selatan telah memperoleh izin pengecualian sanksi dari komite sanksi Korea Utara di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Mei 2026 untuk menyumbangkan perangkat tersebut.

Rencana bantuan itu diperkirakan membutuhkan dana sebesar 6,75 juta dolar AS.

Namun, pelaksanaannya masih bergantung pada respons Korea Utara sehingga rencana tersebut dapat berubah.

Belum terdapat kepastian apakah Pyongyang bersedia menerima bantuan tersebut di tengah memburuknya hubungan bilateral serta terputusnya komunikasi dan jalur dialog dengan Seoul.

Bantuan Medis Jadi Sorotan Parlemen

Rencana pengiriman peralatan tersebut turut memunculkan kekhawatiran dari sejumlah anggota parlemen Korea Selatan mengenai kemungkinan penyalahgunaan perangkat medis untuk kepentingan lain.

Sejumlah legislator mempertanyakan kemungkinan peralatan itu disalahgunakan untuk produksi senjata biokimia atau digunakan untuk memeriksa kelemahan alat utama sistem persenjataan Korea Utara.

Menteri Unifikasi Korea Selatan Chung Dong-young dalam rapat parlemen menekankan bahwa bantuan medis tidak perlu dikaitkan dengan kebijakan militer Korea Utara.

Ia juga menyatakan kondisi medis di Korea Utara sudah cukup parah sehingga membutuhkan bantuan segera.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026