HOME  ⁄  Geopolitik

Zelenskyy Sebut Ukraina Serahkan Dua Tentara Korea Utara yang Ditawan kepada Korea Selatan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Zelenskyy Sebut Ukraina Serahkan Dua Tentara Korea Utara yang Ditawan kepada Korea Selatan
Foto: Arsip foto - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (sumber: ANTARA/Anadolu)

Pantau - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan Ukraina telah menyerahkan dua tentara Korea Utara yang sebelumnya tertangkap dan menjadi tawanan perang kepada Korea Selatan.

Zelenskyy menyampaikan informasi tersebut saat berpidato dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Rabu, 23 September.

Zelenskyy tidak menjelaskan apakah Ukraina telah memperoleh persetujuan dari Korea Utara terkait penyerahan kedua tentaranya kepada Korea Selatan.

Zelenskyy Ungkap Salah Satu Tentara Sempat Mencoba Bunuh Diri

Dalam pidatonya, Zelenskyy mengungkapkan bahwa salah satu dari dua tentara Korea Utara tersebut sempat mencoba bunuh diri setelah menyadari dirinya telah tertangkap.

Berkaca pada insiden tersebut, Zelenskyy menuduh Pemerintah Korea Utara telah merampas kebebasan serta hak warga negaranya untuk mengambil keputusan mengenai kehidupan pribadi mereka.

"Mengapa orang-orang Korea harus mengorbankan nyawa mereka dalam perang melawan Ukraina?... (Presiden Korea Utara) Kim Jong Un memanfaatkan mereka layaknya mata uang, dan ia mendapatkan imbalan dari tindakan tersebut," ujar Zelenskyy.

Korea Selatan Konfirmasi Komunikasi dengan Ukraina

Pemerintah Korea Selatan kemudian menanggapi pernyataan Zelenskyy pada Kamis dengan mengonfirmasi telah melakukan komunikasi dengan Ukraina mengenai penyerahan kedua tentara Korea Utara tersebut.

Selain dengan Ukraina, Pemerintah Korea Selatan menyatakan telah berkomunikasi dengan sejumlah negara dan lembaga terkait lainnya mengenai persoalan tersebut.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menegaskan pemerintahnya menghormati "kehendak bebas" kedua tentara Korea Utara itu.

Pemerintah Korea Selatan juga menekankan bahwa persoalan kedua tentara tersebut harus diselesaikan sesuai hukum internasional dengan memperhatikan prinsip dasar hak asasi manusia (HAM).

Meski mengonfirmasi adanya komunikasi mengenai penyerahan tersebut, Pemerintah Korea Selatan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penanganan kedua tentara Korea Utara itu.

Korea Selatan juga tidak mengungkapkan rute yang digunakan dalam proses pemindahan kedua tentara tersebut dari Ukraina.

Pemerintah Korea Selatan menyatakan informasi mengenai penanganan dan rute pemindahan itu tidak diungkapkan demi menjaga keselamatan kedua tentara Korea Utara beserta keluarga mereka.

Penulis :
Shila Glorya
Editor :
Shila Glorya
FLOII 2026