
Pantau - Senat Amerika Serikat menolak resolusi yang sebelumnya disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS untuk memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran.
Berdasarkan data Senat yang ditinjau RIA Novosti pada Kamis (24/9/2026), sebanyak 49 senator memberikan suara mendukung resolusi tersebut, sementara 50 senator menolaknya.
DPR AS sebelumnya mengesahkan resolusi yang kemudian dipertimbangkan oleh Senat tersebut pada 23 Juli 2026.
DPR AS Sebelumnya Mengesahkan Resolusi
CBS News pada 16 September 2026 melaporkan bahwa DPR AS telah mengesahkan resolusi ketiga yang memerintahkan Trump mengakhiri konflik dengan Iran.
Dalam pemungutan suara tersebut, sebanyak 220 anggota DPR AS mendukung resolusi dan 204 anggota menolaknya.
Penolakan di Senat membuat resolusi tersebut tidak mendapatkan persetujuan dari kedua kamar Kongres AS berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilaporkan.
Konflik AS-Iran Belum Terselesaikan
Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026 mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap sasaran pihak lawan.
Pada pertengahan Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan.
Namun, kedua pihak dilaporkan kembali saling melancarkan serangan setelah penandatanganan nota kesepahaman tersebut.
Hingga laporan ini diterbitkan, konflik tersebut masih belum terselesaikan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




