HOME  ⁄  Geopolitik

Turkiye Berpeluang Ratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah pada Oktober

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Turkiye Berpeluang Ratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah pada Oktober
Foto: Arsip - Pangeran Mahkota dan Perdana Menteri Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (tengah), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berpose untuk foto bersama setelah menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Kota Makkah, Arab Saudi, Jumat 7/8/2026 (sumber: Anadolu/HO-Saudi Press Agency)

Pantau - Turkiye kemungkinan akan meratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah dengan Arab Saudi dan Pakistan paling cepat pada Oktober, meski tanggal pasti ratifikasi belum ditetapkan.

Informasi tersebut disampaikan seorang sumber di pemerintahan Turkiye kepada RIA Novosti dan dipublikasikan pada Sabtu.

Menurut sumber tersebut, pemerintah Turkiye masih menjalankan sejumlah prosedur yang diperlukan untuk meratifikasi perjanjian tersebut.

“Ratifikasi Perjanjian Makkah oleh Turkiye dimungkinkan pada Oktober, tetapi belum ada tanggal pasti. Pekerjaan terkait prosedur yang diperlukan untuk perjanjian tersebut saat ini sedang berlangsung,” kata sumber tersebut kepada RIA Novosti.

Sumber itu juga menyatakan Turkiye berniat terus mendorong proses pelembagaan perjanjian secara konsisten dan memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai.

“Pihak Turkiye bermaksud untuk terus memajukan proses pelembagaan perjanjian tersebut secara konsisten dan memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai,” tambah sumber itu.

Perjanjian Tetapkan Prinsip Pertahanan Bersama

Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah ditandatangani Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan di Kota Makkah pada 7 Agustus.

Dokumen tersebut menetapkan prinsip pertahanan bersama dengan ketentuan bahwa serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh pihak dalam perjanjian.

Sebelum diratifikasi, dokumen perjanjian harus melalui tahapan dalam sistem pemerintahan Turkiye dengan terlebih dahulu diajukan kepada Majelis Agung Nasional Turkiye atau parlemen.

Setelah melalui proses di parlemen, perjanjian tersebut kemudian akan menjalani proses ratifikasi oleh kepala negara.

Tiga Negara Bahas Mekanisme Implementasi di New York

Sebagai bagian dari implementasi kesepakatan, Turkiye, Arab Saudi, dan Pakistan telah membentuk mekanisme koordinasi untuk mendukung pelaksanaan dan pelembagaan kerja sama pertahanan tersebut.

Pada 25 September, menteri luar negeri dari ketiga negara melakukan pembahasan lebih lanjut mengenai implementasi perjanjian dalam pertemuan di New York.

Pembahasan tersebut mencakup perkembangan pembentukan sekretariat untuk mendukung pelaksanaan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah.

Ketiga negara juga membahas perkembangan pembentukan komite dan kelompok kerja sebagai bagian dari mekanisme pelaksanaan perjanjian.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026