
Pantau - Delegasi Iran tidak berencana menggelar putaran perundingan baru dengan perwakilan Amerika Serikat (AS) di New York setelah sebelumnya kedua pihak berkomunikasi melalui Qatar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB, menurut laporan kantor berita IRNA yang mengutip seorang sumber.
Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menyatakan perwakilan Teheran telah berkomunikasi dengan pihak AS melalui Qatar di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (22/9/2026).
“Tidak ada rencana untuk putaran pembicaraan baru dengan pihak AS dalam agenda perwakilan Iran. Menteri luar negeri akan kembali ke Iran pada Selasa (29/9) setelah menyelesaikan agenda yang telah dijadwalkan,” kata sumber tersebut kepada IRNA.
Iran Tunggu Tanggapan atas Proposal
Sumber yang dikutip IRNA mengatakan Iran masih menunggu tanggapan mengenai proposal yang telah disampaikan kepada Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sebelumnya menjelaskan Teheran telah menyampaikan kepada Washington melalui perantara sebuah rencana selama tujuh hari untuk membuka Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump disebut telah menyatakan menolak proposal Iran tersebut.
Araghchi Sebut Teheran Masih Menanti Jawaban Final
Araghchi pada Sabtu malam mengatakan Iran masih menunggu tanggapan final Amerika Serikat melalui para perantara mengenai proposal Teheran terkait Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan meskipun Trump sebelumnya telah menyatakan menolak proposal itu.
Informasi dalam artikel ini bersumber dari materi yang diberikan dan belum dapat diverifikasi secara independen karena akses pencarian web tidak tersedia dalam sesi ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




