HOME  ⁄  Geopolitik

Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri sebagai Presiden Serbia Delapan Bulan Sebelum Masa Jabatan Berakhir

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri sebagai Presiden Serbia Delapan Bulan Sebelum Masa Jabatan Berakhir
Foto: (Sumber :Presiden Serbia Aleksandar Vucic. (ANTARA/Anadolu/py).)

Pantau - Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan presiden setelah menandatangani dokumen resmi pengunduran diri di Beograd, Minggu (27/9/2026).

Pengunduran diri tersebut dilakukan sekitar delapan bulan sebelum masa jabatan kedua Vucic dijadwalkan berakhir pada Mei 2027.

Vucic Tandatangani Dokumen Pengunduran Diri

Para pendukung Vucic berkumpul di luar kantor kepresidenan Serbia untuk menyampaikan dukungan sebelum Vucic keluar dari gedung dan memberikan pidato singkat.

"Berdasarkan Pasal 116 Ayat 5 Konstitusi Republik Serbia, dengan ini saya mengundurkan diri dari jabatan presiden republik," kata Vucic sebelum menandatangani dokumen tersebut.

Vucic juga menyampaikan terima kasih kepada para pendukung atas dukungan yang membawanya memenangkan pemilihan presiden Serbia pada 2017 dan 2022.

Vucic kemudian kembali memasuki gedung kepresidenan setelah menyampaikan pernyataan tersebut.

Ana Brnabic Jadi Presiden Sementara

Pada Senin (28/9/2026), Vucic menyerahkan kewenangan presiden kepada Ketua Parlemen Serbia Ana Brnabic yang akan menjalankan tugas sebagai presiden sementara.

Pemilihan presiden baru Serbia harus diselenggarakan paling lambat pada akhir Desember 2026.

Sebelum menjabat sebagai presiden selama dua periode, Vucic merupakan perdana menteri Serbia pada periode 2014 hingga 2017.

Berdasarkan konstitusi Serbia, Vucic tidak dapat kembali mencalonkan diri sebagai presiden setelah menjalani dua periode jabatan.

Pengunduran diri Vucic sebelum masa jabatannya berakhir juga membuka kemungkinan Serbia menggelar pemilihan legislatif dan pemilihan presiden lebih cepat dari jadwal semula.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026