HOME  ⁄  Geopolitik

Serangan Geng Bersenjata di Haiti Tewaskan 12 Orang Usai Operasi Pasukan Multinasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Serangan Geng Bersenjata di Haiti Tewaskan 12 Orang Usai Operasi Pasukan Multinasional
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Serangan geng bersenjata di Haiti. (ANTARA/Anadolu).)

Pantau - Sekitar 12 orang dilaporkan tewas dalam serangan anggota geng Kokorat San Ras di wilayah Gros-Morne, Haiti utara, setelah operasi Pasukan Penumpas Geng (GSF) multinasional digelar di kawasan tersebut.

Surat kabar Nouvelliste seperti dikutip Sputnik, Selasa (29/9/2026), melaporkan serangan terjadi setelah pasukan internasional menjalankan operasi di wilayah tersebut.

Selama operasi berlangsung, tiga orang yang diduga sebagai anggota geng mengalami luka tembak berdasarkan keterangan seorang sumber setempat kepada Nouvelliste.

Kekerasan Geng Meluas di Haiti

Serangan tersebut terjadi di tengah krisis politik berkepanjangan yang melanda Haiti sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada Juli 2021.

Di tengah lemahnya lembaga negara, sejumlah wilayah termasuk kawasan ibu kota dan terminal bahan bakar telah berada di bawah kendali geng-geng bersenjata.

Kondisi keamanan juga menghadapi tantangan karena kekerasan geng semakin meluas ke wilayah pedesaan dan pegunungan.

Menurut analis Global Initiative Against Transnational Organized Crime (GI-TOC), kepolisian Haiti masih kekurangan pelatihan yang diperlukan untuk melakukan operasi di wilayah tersebut.

Pasukan Multinasional Targetkan 5.500 Personel

GSF mulai dikerahkan sejak Mei untuk menghadapi kekerasan geng yang terjadi di Haiti.

Pasukan multinasional tersebut saat ini memiliki lebih dari 1.000 personel.

Jumlah personel GSF ditargetkan meningkat hingga 5.500 orang pada Desember untuk memperkuat operasi menghadapi kelompok bersenjata.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026