
Pantau - Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengundurkan diri dari jabatannya dan pengajuan tersebut telah diterima Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Deputi Bidang Komunikasi Kantor Presiden Iran Seyyed Mehdi Tabatabaei mengumumkan pengunduran diri tersebut melalui unggahan di platform media sosial X.
Dalam keterangannya kepada saluran televisi milik negara Iran, IRIB, Tabatabaei menjelaskan Paknejad mengajukan pengunduran diri karena alasan pribadi.
Pezeshkian Sempat Tolak Pengunduran Diri
Presiden Masoud Pezeshkian pada awalnya menolak pengajuan pengunduran diri Paknejad.
Namun, Pezeshkian kemudian menerima pengunduran diri Paknejad dari posisi Menteri Perminyakan Iran.
Dengan diterimanya pengunduran diri tersebut, masa jabatan Paknejad sebagai Menteri Perminyakan Iran yang dimulai sejak Agustus 2024 resmi berakhir.
Paknejad sebelumnya ditunjuk sebagai Menteri Perminyakan setelah memenangkan pemungutan suara mosi percaya di parlemen Iran pada 2024.
Hamid Bovard Jadi Pelaksana Tugas
Setelah pengunduran diri Paknejad diterima, Wakil Menteri Perminyakan sekaligus Direktur Pelaksana National Iranian Oil Company Hamid Bovard ditunjuk untuk menjalankan tugas kementerian sementara.
Bovard ditetapkan sebagai pelaksana tugas Menteri Perminyakan Iran melalui dekret yang dikeluarkan Presiden Masoud Pezeshkian.
Penunjukan tersebut membuat tugas Kementerian Perminyakan Iran untuk sementara berada di bawah kepemimpinan Hamid Bovard setelah berakhirnya masa jabatan Paknejad.
- Penulis :
- Shila Glorya




