
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sejumlah pesawat pengebom strategis B-1 Lancer Angkatan Udara AS dipindahkan dari Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) Fairford karena adanya ancaman tertentu.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan pada Senin (5/10) ketika ditanya mengenai alasan pemindahan pesawat pengebom AS dari pangkalan di Inggris tersebut.
“Ya, saya rasa kita bisa mengatakan demikian. Mereka tidak terbang keluar secara kebetulan,” kata Trump kepada wartawan ketika ditanya apakah terdapat ancaman tertentu yang menyebabkan pesawat itu ditarik.
Trump tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai bentuk maupun sumber ancaman yang dimaksud.
Pejabat AS Berikan Penjelasan Berbeda
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya mengatakan pemindahan B-1 Lancer merupakan bagian dari rotasi normal aset militer.
Rubio juga membantah keputusan tersebut berkaitan dengan insiden yang baru-baru ini terjadi di sekitar RAF Fairford.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance menyebut pemindahan pesawat pengebom tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan.
Pada 27 September, lima warga Inggris ditangkap di dekat RAF Fairford karena dicurigai melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Bahan Peledak.
Kelima orang tersebut kemudian dibebaskan dengan jaminan pada hari berikutnya.
Seorang warga berkewarganegaraan ganda Inggris-Iran juga ditangkap pada 1 Oktober dalam kasus tersebut sebelum kemudian dibebaskan dengan jaminan.
RAF Fairford Jadi Pangkalan Strategis AS di Eropa
RAF Fairford merupakan satu-satunya pangkalan di Eropa yang menjadi lokasi pendaratan pesawat pengebom strategis Amerika Serikat.
Pangkalan tersebut sebelumnya pernah digunakan untuk mendukung serangan terhadap Irak dan bekas Yugoslavia.
Pada Maret 2026, otoritas Inggris mengizinkan Amerika Serikat menggunakan RAF Fairford untuk operasi militer terhadap Iran.
Pemerintah Inggris menyatakan pesawat AS hanya dapat menggunakan pangkalan tersebut untuk operasi pertahanan.
Aksi protes terhadap agresi Amerika Serikat juga pernah berlangsung di luar RAF Fairford pada Juli 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




