HOME  ⁄  Geopolitik

Mantan Kepala Intelijen Jerman August Hanning Ditangkap atas Dugaan Spionase untuk Pihak Asing

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Mantan Kepala Intelijen Jerman August Hanning Ditangkap atas Dugaan Spionase untuk Pihak Asing
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Bendera Jerman. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Mantan Kepala Dinas Intelijen Federal (BND) Jerman August Hanning ditangkap atas dugaan melakukan kegiatan spionase untuk kepentingan dinas intelijen asing.

Penangkapan Hanning diumumkan Kantor Kejaksaan Federal Jerman pada Selasa setelah aparat Kepolisian Pidana Federal dikerahkan untuk mengamankannya.

"Pada hari ini, Kantor Kejaksaan Federal mengirim personel dari Kepolisian Pidana Federal untuk menahan Dr. August Hanning, warga negara Jerman ... Hanning diduga kuat terlibat dalam kegiatan spionase yang bersifat pengkhianatan," menurut pernyataan BND.

Hanning didakwa memperoleh rahasia negara, berupaya melakukan tindak pengkhianatan, serta bertindak untuk kepentingan dinas intelijen asing.

Mantan Pejabat BND Lain Turut Diamankan

Selain Hanning, aparat juga mengamankan Manfred D. yang pernah mengepalai aparatus BND di bawah kepemimpinan Hanning pada periode 1998-2005.

Manfred kemudian tetap memegang posisi yang sama di bawah kepala dinas intelijen berikutnya.

Posisi tersebut membuat Manfred memiliki akses terhadap sejumlah besar informasi yang bersifat sangat rahasia.

Kantor Kejaksaan Federal menyebut Manfred hingga Juni 2022 telah menyerahkan sekitar 2.000 berkas kepada Hanning dengan sebagian besar dokumen mengandung informasi rahasia.

Hanning Diduga Gunakan Informasi Rahasia

Penyelidikan federal menemukan dugaan bahwa Hanning menggunakan informasi rahasia tersebut untuk membuat analisis bagi seorang pekerja dinas intelijen asing.

Hanning juga diduga menjalin komunikasi dekat dengan pihak dinas intelijen asing lainnya untuk menyerahkan informasi politik yang memuat berbagai data, termasuk informasi yang diperoleh dari Manfred.

Material terkait dugaan keterlibatan Hanning dan Manfred kemudian diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Federal Jerman pada awal Mei 2026 untuk ditindaklanjuti.

Kasus tersebut kini ditangani otoritas federal Jerman terkait dugaan spionase, penguasaan rahasia negara, dan upaya pengkhianatan untuk kepentingan pihak asing.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026