
Pantau - Serangan pesawat nirawak atau drone menghantam pusat data perusahaan teknologi Yandex di kota Sasovo, wilayah Ryazan, Rusia, Kamis (8/10/2026), hingga menyebabkan kebakaran dan penghentian operasional fasilitas tersebut.
Insiden itu mengakibatkan gangguan pada sebagian layanan digital Yandex, sementara sejumlah pengguna di Rusia juga melaporkan masalah akses internet, layanan perbankan, dan jaringan telekomunikasi.
Pihak berwenang Rusia menuding Ukraina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, meskipun informasi mengenai keterlibatan Ukraina belum dapat dikonfirmasi secara independen.
Yandex memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut, tetapi operasional pusat data harus dihentikan sepenuhnya akibat kerusakan pada sebagian infrastruktur.
Serangan Drone Sebabkan Kebakaran di Pusat Data Yandex
Berdasarkan keterangan resmi Yandex, kebakaran terjadi setelah serangan drone menghantam fasilitas pusat data perusahaan yang berlokasi di Sasovo, wilayah Ryazan.
Serangan tersebut berdampak pada sebagian infrastruktur teknologi yang digunakan untuk mendukung operasional layanan digital perusahaan.
Yandex kemudian memutuskan menghentikan seluruh kegiatan operasional pusat data yang terdampak sebagai langkah penanganan setelah insiden tersebut.
Perusahaan teknologi terkemuka Rusia itu menyampaikan bahwa sejumlah layanan digital mengalami gangguan akibat terhentinya operasional fasilitas.
Meski kebakaran menyebabkan kerusakan infrastruktur, pihak perusahaan memastikan tidak terdapat laporan korban luka dalam peristiwa tersebut.
Tim ahli Yandex saat ini berupaya memulihkan sistem yang terdampak agar layanan digital perusahaan dapat kembali beroperasi.
Namun, perusahaan belum menyampaikan kepastian mengenai waktu pemulihan penuh fasilitas pusat data tersebut.
Gangguan Internet hingga Layanan Perbankan Dilaporkan di Rusia
Dampak gangguan layanan digital juga dirasakan sejumlah pengguna internet di Rusia setelah insiden serangan terhadap pusat data Yandex.
Para pengguna melaporkan gangguan sementara pada sejumlah layanan internet, platform perbankan, dan jaringan telekomunikasi.
Laporan tersebut muncul bersamaan dengan penghentian operasional pusat data Yandex di wilayah Ryazan.
Meski demikian, belum terdapat penjelasan resmi mengenai hubungan langsung antara seluruh gangguan layanan tersebut dengan kerusakan fasilitas Yandex.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa para ahli sedang melakukan upaya pemulihan terhadap sistem dan infrastruktur yang terdampak serangan.
Langkah pemulihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi pusat data sekaligus memulihkan layanan digital yang mengalami gangguan.
Rusia Tuduh Ukraina Terlibat dalam Serangan Drone
Sementara itu, otoritas Rusia menuding Ukraina berada di balik serangan drone yang menyebabkan kebakaran di fasilitas pusat data Yandex.
Tudingan tersebut disampaikan setelah insiden yang mengakibatkan penghentian operasional salah satu fasilitas infrastruktur digital perusahaan di wilayah Ryazan.
Hingga laporan ini disampaikan, belum terdapat informasi mengenai tanggapan resmi Ukraina atas tudingan tersebut.
Belum ada pula keterangan terperinci mengenai tingkat kerusakan fasilitas maupun perkiraan kerugian akibat serangan.
Yandex menyatakan fokus penanganan saat ini diarahkan pada pemulihan sistem yang terdampak agar layanan perusahaan dapat kembali berjalan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




