HOME  ⁄  Geopolitik

Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-Paru di Roma Setelah Dokter Temukan Nodul, Vatikan Ungkap Kondisi dan Masa Pemulihan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-Paru di Roma Setelah Dokter Temukan Nodul, Vatikan Ungkap Kondisi dan Masa Pemulihan
Foto: (Sumber :Paus Leo XIV tiba di Istana Elysee di Paris, Prancis, pada 25 September 2026. ANTARA/Mustafa Yalçın - Anadolu Agency /pri.)

Pantau - Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV, mengumumkan akan menjalani operasi paru-paru di Roma, Italia, setelah tim dokter menemukan nodul kecil pada organ pernapasannya yang terdeteksi sejak tahap awal.

Pengumuman mengenai kondisi kesehatannya tersebut disampaikan langsung oleh Paus Leo XIV di hadapan ribuan umat Katolik yang menghadiri doa Malaikat Tuhan atau Angelus di Vatikan, Minggu (11/10/2026).

Operasi dijadwalkan berlangsung pada awal pekan ini di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli, Roma, sebagai langkah medis untuk mengangkat nodul yang ditemukan pada paru-parunya.

Paus menjelaskan bahwa keputusan menjalani pembedahan diambil setelah mendapatkan rekomendasi dari tim medis guna mencegah kemungkinan komplikasi kesehatan lebih lanjut.

"Para dokter menemukan nodul kecil di paru-paru saya. Nodul ini terdeteksi pada tahap yang sangat awal dan lokasinya terlokalisasi dengan baik," kata Paus Leo XIV sebagaimana dikutip dari laporan portal berita resmi Takhta Suci, Vatican News, Minggu (11/10/2026).

Paus Leo XIV Ungkap Kondisi Paru-Parunya di Hadapan Ribuan Umat

Paus Leo XIV secara terbuka menyampaikan kondisi kesehatannya kepada umat yang berkumpul di Vatikan saat pelaksanaan doa Angelus pada Minggu.

Dalam kesempatan tersebut, Paus menjelaskan bahwa pemeriksaan medis menemukan adanya nodul kecil di bagian paru-parunya.

Nodul paru merupakan pertumbuhan jaringan berukuran kecil berbentuk bulat atau oval di dalam paru-paru dengan diameter kurang dari tiga sentimeter.

Temuan nodul tidak selalu menunjukkan adanya kanker karena pertumbuhan jaringan tersebut dapat bersifat jinak maupun ganas sehingga memerlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.

Berdasarkan penjelasan Paus, nodul yang ditemukan masih berada pada tahap sangat awal dan memiliki lokasi yang teridentifikasi dengan baik.

Tim dokter kemudian menyarankan tindakan pembedahan untuk mengangkat nodul tersebut sebagai upaya mencegah komplikasi kesehatan pada kemudian hari.

Paus Leo XIV menyatakan telah mempertimbangkan rekomendasi medis tersebut dan memutuskan untuk mengikuti arahan para dokter.

Keputusan itu sekaligus menjadi dasar penjadwalan operasi yang akan dilakukan dalam beberapa hari setelah pengumuman tersebut.

Dalam pernyataannya, Paus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada umat Katolik yang memberikan dukungan spiritual terkait kondisi kesehatannya.

"Saya berterima kasih atas kedekatan spiritual Anda semua dan menyerahkan diri saya dalam doa-doa Anda," tutur Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik itu.

Vatikan Pastikan Operasi Paus Leo XIV Dilakukan di Rumah Sakit Gemelli Roma

Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni, memberikan keterangan tambahan mengenai jadwal operasi yang akan dijalani Paus Leo XIV.

Bruni mengonfirmasi bahwa tindakan medis tersebut direncanakan berlangsung pada awal pekan setelah pengumuman yang disampaikan Paus pada Minggu (11/10/2026).

Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli di Roma telah ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan operasi pengangkatan nodul paru-paru tersebut.

Pihak Vatikan juga memberikan perkiraan mengenai waktu yang diperlukan Paus untuk menjalani pemulihan setelah tindakan pembedahan.

"Operasi dijadwalkan pada hari-hari pertama pekan ini, dan perkiraan waktu pemulihan pascaoperasi adalah sekitar satu minggu," ujar Bruni.

Berdasarkan keterangan tersebut, masa pemulihan Paus Leo XIV diperkirakan berlangsung selama tujuh hari setelah operasi dilakukan.

Namun, keterangan resmi yang disampaikan belum merinci tanggal pasti pelaksanaan operasi maupun prosedur pembedahan yang akan digunakan oleh tim medis.

Informasi mengenai hasil pemeriksaan lanjutan dan perkembangan kondisi kesehatan Paus setelah operasi juga belum disampaikan dalam laporan tersebut.

Paus Leo XIV Memohon Doa Umat Menjelang Operasi Paru-Paru

Menjelang pelaksanaan operasi, Paus Leo XIV secara khusus meminta dukungan doa dari umat Katolik di seluruh dunia.

Permohonan tersebut disampaikan bersamaan dengan penjelasan mengenai kondisi paru-parunya saat memimpin doa Angelus di Vatikan.

Paus juga menyampaikan penghargaan atas perhatian dan dukungan spiritual yang diberikan umat kepada dirinya.

Sementara itu, pihak Vatikan telah memastikan bahwa prosedur medis dilakukan berdasarkan rekomendasi dokter setelah ditemukannya nodul pada tahap awal.

Operasi pengangkatan nodul tersebut direncanakan menjadi langkah penanganan untuk mengurangi risiko komplikasi kesehatan yang mungkin muncul.

Dengan perkiraan masa pemulihan sekitar satu minggu, perkembangan kondisi Paus Leo XIV setelah menjalani operasi akan menjadi bagian penting dari informasi kesehatan yang disampaikan pihak Takhta Suci.

Hingga pengumuman tersebut disampaikan, belum ada keterangan resmi mengenai perubahan jadwal kegiatan kepausan selama masa operasi dan pemulihan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026