HOME  ⁄  Geopolitik

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak AS Tekan Israel Hentikan Serangan, Minta Keselamatan Petani Dijamin

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Presiden Lebanon Joseph Aoun Desak AS Tekan Israel Hentikan Serangan, Minta Keselamatan Petani Dijamin
Foto: (Sumber :Tim penyelamat mencari korban selamat di antara puing-puing bangunan yang hancur di lokasi serangan Israel di kota Sidon, Lebanon selatan pada 8 April 2026. (ANTARA/Xinhua/Ali Hashisho).)

Pantau - Presiden Lebanon Joseph Aoun mendesak Amerika Serikat (AS) menekan Israel agar segera menghentikan serangan terhadap desa-desa dan kota-kota di Lebanon selatan yang masih berlangsung meskipun kedua negara telah menandatangani perjanjian kerangka kerja pada Juni 2026.

Desakan tersebut disampaikan Aoun dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Kamis (15/10/2026).

Berdasarkan pernyataan Kepresidenan Lebanon, kedua pejabat membahas situasi keamanan di Lebanon dan kawasan sekitarnya menyusul perkembangan terbaru di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Aoun meminta pemerintah AS menggunakan pengaruhnya untuk mendorong Israel menghentikan serangan dan mematuhi ketentuan perjanjian yang telah disepakati.

Presiden Aoun Minta Israel Patuhi Perjanjian Juni 2026

Dalam pembicaraan dengan Rubio, Aoun menekankan pentingnya kepatuhan Israel terhadap perjanjian kerangka kerja yang telah ditandatangani bersama Lebanon.

Menurut Kepresidenan Lebanon, Aoun menyerukan penghentian serangan terhadap wilayah permukiman di bagian selatan negaranya.

Ia juga meminta Israel menahan diri dari tindakan yang membahayakan masyarakat sipil, termasuk para petani yang menggantungkan penghidupan pada lahan pertanian di wilayah perbatasan.

Permintaan tersebut disampaikan di tengah ketegangan keamanan yang masih berlangsung meskipun kesepakatan telah dicapai pada Juni lalu.

Aoun menegaskan pentingnya memastikan masyarakat Lebanon dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa menghadapi ancaman serangan.

Lebanon Soroti Keselamatan Petani di Wilayah Selatan

Selain meminta penghentian serangan terhadap desa dan kota, Aoun secara khusus menyoroti keselamatan petani di Lebanon selatan.

Ia menyerukan agar Israel tidak melakukan serangan terhadap para petani yang bekerja di wilayah tersebut.

Aoun juga menekankan pentingnya menjamin akses yang aman bagi masyarakat untuk mencapai lahan pertanian mereka.

Menurut pernyataan Kepresidenan Lebanon, persoalan keselamatan warga menjadi salah satu perhatian utama dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri AS.

Seruan tersebut berkaitan dengan kondisi keamanan di wilayah selatan Lebanon yang masih menghadapi ketegangan akibat operasi militer Israel.

Aoun Tegaskan Tentara Lebanon Jalankan Tugas Keamanan

Dalam percakapan telepon tersebut, Aoun juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan tugas keamanan oleh tentara dan aparat Lebanon.

Ia mengatakan tentara dan pasukan keamanan negaranya telah menjalankan tugas secara penuh dalam melaksanakan keputusan-keputusan terkait pengendalian keamanan.

Langkah yang dilakukan mencakup pencegahan aksi unjuk senjata, penyitaan senjata dan amunisi, serta pemberantasan penyelundupan.

Pernyataan tersebut disampaikan Aoun untuk menjelaskan langkah pemerintah Lebanon dalam menjaga keamanan dan melaksanakan keputusan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Israel menyatakan operasi militernya bertujuan menghilangkan ancaman dari kelompok Hizbullah.

Ketegangan di sepanjang perbatasan Lebanon dan Israel masih berlanjut meskipun kedua negara telah menandatangani perjanjian kerangka kerja pada Juni 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026