HOME  ⁄  Hiburan

Pemerintah Belanda Izinkan Kanye West Tampil, Konser Tur Album “Bully” Digelar Pekan Depan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Belanda Izinkan Kanye West Tampil, Konser Tur Album “Bully” Digelar Pekan Depan
Foto: (Sumber: Kanye West dan Bianca Censori saat menghadiri acara Grammy Awards 2025. YouTube Recording Academy/ Grammys.)

Pantau - Rapper Kanye West atau Ye mendapat izin untuk tampil di Belanda setelah pemerintah setempat menyatakan tidak menemukan alasan hukum yang cukup untuk melarangnya memasuki negara tersebut.

Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Belanda melakukan penyelidikan terkait Kanye West dan tidak menemukan dasar hukum yang dapat digunakan untuk menolak kedatangannya.

Wakil Perdana Menteri Belanda Bart van den Brink mengatakan larangan masuk hanya dapat diberlakukan jika terdapat alasan yang kuat berdasarkan hasil analisis pemerintah.

"Diperlukan alasan yang kuat untuk melarang orang masuk. Kami belum menemukan alasan tersebut dalam analisis yang telah dilakukan," ungkap Bart van den Brink.

"Pernyataan-pernyataannya pada masa lalu, saat ini bukanlah alasan untuk menolaknya masuk," lanjutnya.

Jadi Pembuka Tur Album “Bully”

Kanye West dijadwalkan menggelar konser di GelreDome, Kota Arnhem, pada 6 Juni 2026 dan 8 Juni 2026.

Pertunjukan tersebut akan menjadi awal tur konser Kanye West setelah merilis album terbarunya yang berjudul "Bully" pada Maret 2026.

Konser di Belanda menjadi salah satu penampilan internasional penting bagi Kanye setelah sejumlah agenda pertunjukannya di Eropa mengalami hambatan dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah Konser di Eropa Sempat Dibatalkan

Sebelumnya, beberapa jadwal konser Kanye West di Inggris, Swiss, Polandia, Prancis, dan Italia dibatalkan atau mengalami kendala.

Permohonan visa Kanye West ke Inggris juga ditolak oleh otoritas setempat sehingga membuatnya gagal tampil dalam Wireless Festival di London.

Penolakan dan pembatalan sejumlah konser tersebut berkaitan dengan berbagai pernyataan kontroversial Kanye West yang dinilai banyak pihak sebagai tindakan anti-Semit.

Meski Kanye West telah menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi tersebut, dampaknya masih memengaruhi agenda pertunjukan dan penerimaannya di sejumlah negara.

Konser di Belanda menjadi penampilan besar pertama Kanye West di Eropa setelah perilisan album "Bully" dan diharapkan menjadi awal rangkaian tur internasionalnya.

Penulis :
Gerry Eka