
Pantau - Penyanyi R&B veteran sekaligus peraih dua Grammy Award, Peabo Bryson, meninggal dunia pada usia 75 tahun pada Selasa, 2 Juni 2026 pukul 17.00 waktu ET atau Rabu, 3 Juni 2026 pukul 04.00 WIB, sebagaimana diumumkan pihak keluarga melalui pernyataan resmi.
Keluarga menyampaikan bahwa Peabo Bryson meninggal dengan tenang di tengah keluarga dan orang-orang terdekatnya.
Penyebab kematian tidak disebutkan dalam pernyataan tersebut.
Namun, sebelumnya keluarga pernah mengumumkan bahwa Peabo Bryson mengalami stroke.
Dalam pernyataannya, keluarga mengungkapkan, "Dengan hati yang hancur dan kesedihan yang mendalam, keluarga penyanyi, penulis lagu, dan penyanyi balada peraih dua Grammy Award, Peabo Bryson, mengumumkan kepergiannya".
Keluarga juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan para penggemar, sahabat, dan rekan kerja dari berbagai negara.
Mereka mengungkapkan, "Kami sangat terharu oleh curahan cinta, doa, dan dukungan dari para penggemar, sahabat, serta rekan kerja di seluruh dunia. Meskipun hati kami hancur, kami menemukan penghiburan dengan mengetahui betapa dalamnya Peabo dicintai dan betapa banyak kehidupan yang tersentuh oleh suaranya serta kemurahan hatinya. Warisan dan musiknya akan terus hidup dari generasi ke generasi".
Karier Panjang dari R&B hingga Lagu-Lagu Disney
Peabo Bryson dikenal luas sebagai pemilik suara lembut dan khas yang membawakan berbagai lagu balada dan R&B sejak era 1970-an.
Namanya mendunia melalui lagu tema film Disney "Beauty and the Beast" yang dibawakannya bersama Celine Dion.
Ia juga meraih kesuksesan besar melalui lagu "A Whole New World" yang dinyanyikan bersama Regina Belle.
Sejumlah lagu populer lainnya yang turut melambungkan namanya antara lain "Tonight, I Celebrate My Love", "You’re Looking Like Love to Me", dan "As Long as There’s Christmas".
Peabo Bryson lahir di South Carolina, Amerika Serikat.
Karier musiknya dimulai sebagai anggota grup Moses Dillard and the Tex-Town Display.
Setelah itu ia meniti karier solo dengan menandatangani kontrak bersama label independen Bang Records yang berbasis di Atlanta.
Album solo pertamanya dirilis pada 1976.
Setahun kemudian ia bergabung dengan Capitol Records.
Melalui label tersebut, ia mempopulerkan sejumlah lagu hit R&B seperti "Feel the Fire" pada 1977, "Reaching for the Sky", "I’m So into You", dan "Crosswinds".
Deretan Prestasi dan Warisan Musik yang Dikenang Generasi
Pada 1984, Peabo Bryson mencatat kesuksesan besar di tangga lagu pop melalui "If Ever You’re in My Arms Again".
Lagu tersebut menjadi hit pop Top 10 pertamanya.
Ia kemudian kembali meraih sukses melalui lagu "Show and Tell" serta "Can You Stop the Rain".
Pada 1985, Peabo Bryson tampil dalam sinetron "One Life to Live" sekaligus menyumbangkan vokal untuk lagu temanya.
Versi lagu yang dinyanyikannya kemudian digunakan sebagai lagu tema utama acara tersebut selama tujuh tahun.
Pada dekade 1980-an hingga 1990-an, ia juga dikenal melalui berbagai lagu duet bersama penyanyi wanita.
Tahun 1983, ia merilis album duet "Born to Love" bersama Roberta Flack.
Ia juga sukses melalui lagu "For You and I" bersama Angela Bofill serta sejumlah duet populer bersama Regina Belle.
Keluarga menyebut selama lebih dari lima dekade suara Peabo Bryson menjadi bagian dari berbagai momen penting dalam kehidupan banyak orang.
Musiknya mengiringi berbagai perayaan, kisah cinta, serta menjadi sumber penghiburan dan inspirasi bagi banyak generasi.
Keluarga turut meminta privasi selama masa berkabung.
Dalam pernyataannya, mereka menuliskan, "Di saat yang sangat sulit ini, keluarga meminta privasi saat mereka berduka atas kehilangan seorang suami, ayah, anggota keluarga, sahabat, dan seniman yang dicintai, yang pengaruhnya jauh melampaui panggung".
Sepanjang kariernya, Peabo Bryson dikenal sebagai salah satu penyanyi balada dan R&B paling berpengaruh dengan raihan dua penghargaan Grammy Award.
Warisan musik dan karya-karyanya terus dikenang oleh penggemar di berbagai generasi.
- Penulis :
- Leon Weldrick





