HOME  ⁄  Hiburan

Kuil Torin di Kyoto Menggelar Acara Khusus Menikmati Gugurnya Bunga Stewartia hingga Akhir Juni 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kuil Torin di Kyoto Menggelar Acara Khusus Menikmati Gugurnya Bunga Stewartia hingga Akhir Juni 2026
Foto: (Sumber : Ilustrasi kuil di Kyoto, Jepang. ANTARA/HO-Canva.)

Pantau - Kuil Torin di Kyoto, Jepang, menggelar acara khusus bagi pengunjung untuk menikmati gugurnya bunga stewartia hingga 24 Juni 2026 sebagai bagian dari tradisi yang sarat makna budaya dan filosofi kehidupan.

Bunga Stewartia Jadi Simbol Ketidakabadian

Acara yang dikutip dari laporan Kyodo itu menampilkan bunga stewartia berwarna putih yang hanya mekar selama satu hari sebelum berguguran di atas hamparan lumut hijau di taman kuil.

Kepala pendeta Kuil Torin, Genbo Nishikawa, menjelaskan bahwa bunga tersebut mengandung pesan mendalam tentang kehidupan.

“Bunga-bunga mengajarkan kita melalui kehidupan mereka sendiri betapa pentingnya menjalani setiap hari tanpa penyesalan,” ungkapnya.

Pengunjung dapat menikmati pemandangan gugurnya bunga dengan duduk di beranda kuil sambil menyaksikan kelopak-kelopak yang jatuh secara alami.

Sarat Nilai Sejarah dan Tradisi

Pihak kuil menyebut pohon stewartia di halaman berasal dari biji yang dikumpulkan dari pohon berusia sekitar 350 tahun yang telah mati sekitar dua dekade lalu.

Dalam tradisi setempat, pohon tersebut dipercaya ditanam sebagai pengganti pohon sal yang diyakini menjadi tempat Buddha wafat di India, dengan bunga-bunganya dipercaya berguguran di tubuh sang Buddha.

Bunga stewartia juga dikenal dalam karya sastra klasik abad ke-13 Kisah Heike sebagai lambang bahwa segala sesuatu yang berkembang pada akhirnya akan layu.

Pameran ini terbuka untuk wisatawan tanpa reservasi dengan biaya masuk sebesar 1.600 yen, yang sudah termasuk sajian matcha dan manisan tradisional Jepang.

Penulis :
Aditya Yohan