HOME  ⁄  Hiburan

Mendagri Tito Karnavian Nilai Festival Fulan Fehan Perkuat Pariwisata Kabupaten Belu

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mendagri Tito Karnavian Nilai Festival Fulan Fehan Perkuat Pariwisata Kabupaten Belu
Foto: (Sumber:Festival Fulan Fehan di Kabupaten Belu.)

Pantau - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menilai penyelenggaraan kembali Festival Fulan Fehan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan keindahan alam sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Penilaian tersebut disampaikan Tito usai menyaksikan langsung Festival Fulan Fehan di kawasan Fulan Fehan pada Minggu.

Festival Fulan Fehan kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Belu setelah terakhir kali diselenggarakan pada 2019.

Menurut Tito, festival tersebut menampilkan perpaduan keindahan seni tari dan panorama alam Kabupaten Belu yang berpotensi menarik lebih banyak wisatawan.

Angkat Budaya dan Keindahan Alam

Tito menilai penyelenggaraan festival menjadi langkah positif dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Festival tersebut juga melibatkan penari dari Timor Leste karena masyarakat Belu dan Timor Leste memiliki kesamaan budaya.

Ia menambahkan lokasi festival yang berada di kawasan lembah dengan perbukitan hijau serta panorama alam yang indah menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Diharapkan Bertaraf Internasional

Tito berharap Festival Fulan Fehan dapat diselenggarakan lebih meriah pada tahun depan dan berkembang menjadi ajang bertaraf internasional karena memiliki potensi besar untuk dikenal dunia.

Ia juga mengapresiasi Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena dan Bupati Belu yang kembali menghidupkan penyelenggaraan Festival Fulan Fehan.

Festival tersebut menampilkan atraksi ribuan penari tradisional, berbagai ritual adat, serta peragaan busana tenun dengan latar alam lembah Gunung Lakaan.

Ribuan penari membawakan tarian tradisional ikonik Likurai dan Bidu Kikit di atas hamparan padang rumput yang menjadi ciri khas kawasan Fulan Fehan.

Penulis :
Gerry Eka