HOME  ⁄  Hiburan

Film "Solata" Raih Penghargaan di Bulgaria dan Membuka Peluang Menuju Piala Oscar

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Film "Solata" Raih Penghargaan di Bulgaria dan Membuka Peluang Menuju Piala Oscar
Foto: Sutradara sekaligus produser film Solata, Ichwan Persada saat memperlihatkan piala dan piagam yang diraihnya dari industri perfilman di Bulgaria, Selasa 7/7/2026 (sumber: ANTARA/Muh Hasanuddin)

Pantau - Film independen "Solata" dengan tagline "Teman Adalah Keluarga Yang Kita Pilih" meraih penghargaan Special Award for Cinema from the Emerald of the Equator: Cultural Contribution and Humanism dalam ajang Golden FEMI Film Festival di Sofia, Bulgaria, sekaligus membuka peluang untuk melangkah menuju Piala Oscar melalui rangkaian kompetisi internasional.

Sutradara sekaligus produser "Solata", Ichwan Persada, menerima langsung penghargaan tersebut pada 6 Juni 2026 dengan didampingi produser pelaksana Irfan Syam serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Bulgaria, Albania, dan Makedonia Utara, Listiana Operananta.

Ichwan mengungkapkan, "Alhamdulillah, film Solata diterima baik oleh penikmat film-film di Eropa khususnya Eropa Timur. Kami telah berkeliling Eropa membawa film ini hingga akhirnya berhasil meraih penghargaan."

Tur Promosi Disambut Positif di Eropa Timur

Keberhasilan di Golden FEMI Film Festival menjadi awal rangkaian tur promosi "Solata" di lima kota yang tersebar di empat negara, yakni Sofia di Bulgaria, Bratislava di Slovakia, Budapest di Hungaria, serta Ankara dan Istanbul di Turki.

Di Bratislava dan Budapest, pemutaran khusus film diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia dan mendapat sambutan positif dari masyarakat lokal serta antusiasme tinggi dari diaspora Indonesia.

Ichwan mengaku terharu atas respons para penonton selama tur promosi yang memperlihatkan besarnya apresiasi terhadap karya sineas Indonesia.

Ia mengatakan, "Saya sangat terharu karena kekuatan sinema mampu menjembatani perbedaan bahasa dan budaya melalui dialog serta visual yang universal."

Seorang sinematografer di Bratislava juga menyatakan ketertarikannya untuk memproduksi film di Indonesia.

Seorang perwakilan UNESCO Artist For Peace di Budapest mengaku terbawa emosi saat menyaksikan film tersebut karena mengingatkan pada putranya.

Bidik Academy Awards Lewat Festival di Albania

Selain mempromosikan karya sineas Indonesia, tim "Solata" memanfaatkan tur tersebut untuk menjajaki kerja sama produksi internasional melalui pertemuan dengan Bulgaria Film Center, Slovakia Film Commission, dan Ankara Bilim University.

Tim "Solata" optimistis kerja sama produksi bersama dapat direalisasikan paling lambat tahun depan.

Setelah mengikuti Golden FEMI Film Festival, "Solata" didaftarkan ke Tirana International Film Festival di Albania yang merupakan salah satu festival kualifikasi menuju Academy Awards atau Piala Oscar.

Apabila berhasil meraih prestasi di festival tersebut, "Solata" berpeluang besar mewakili Indonesia pada Academy Awards tahun mendatang.

Film yang telah tayang di bioskop sejak November 2025 itu mengisahkan seorang relawan guru asal Jakarta yang mengajar di Ollon, Toraja, dan bertemu enam murid yang memiliki nama depan mirip dengan nama presiden Indonesia.

Film "Solata" dibintangi oleh Rendy Kjaernett dan Rachel Natasya.

Penulis :
Shila Glorya