HOME  ⁄  Hiburan

Fadli Zon Sebut Pertunjukan Musik Bisa Memperkuat Kehadiran Budaya Indonesia di Dunia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Fadli Zon Sebut Pertunjukan Musik Bisa Memperkuat Kehadiran Budaya Indonesia di Dunia
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Grup musik D'MASIV mempertunjukkan penampilan mereka saat konferensi pers pengumuman tur "Asia Home Run" di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026). ANTARA/HO-Antara Suara.)

Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut pertunjukan musik dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat kehadiran seni dan budaya Indonesia di tingkat internasional.

Fadli menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pertunjukan musik “Strings of Equator: A Musical Journey to Indonesia” yang menghadirkan Tantowi Yahya dan Thomshell Band di tiga kota di Eropa.

“Saya berharap kegiatan yang akan dijalankan tidak hanya menghibur tapi membawa pesan kebudayaan Indonesia, kekayaan budaya kita, dan menjadikan Indonesia visibel di dunia internasional,” kata Fadli dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurut Fadli, kegiatan tersebut sejalan dengan misi Kementerian Kebudayaan untuk mendorong pemajuan kebudayaan nasional, terutama dalam memperkenalkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

Tur Eropa Buka Ruang Kolaborasi Musik Indonesia

Rangkaian pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan musik dan budaya Indonesia sekaligus membuka ruang kolaborasi dan jejaring bagi pelaku musik Tanah Air di tingkat global.

Kementerian Kebudayaan juga terus mendorong pemajuan kebudayaan dan pertumbuhan industri budaya atau Cultural and Creative Industries (CCIs) melalui pembangunan ekosistem musik yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tantowi Yahya mengatakan rangkaian tur tersebut digelar di Oslo, Norwegia, Santa Susanna, Spanyol, dan Den Haag, Belanda, dengan masyarakat Eropa sebagai audiens utama.

Tur tersebut diharapkan membuat semakin banyak masyarakat internasional mengenal keberagaman budaya Indonesia melalui musik.

Keberagaman karakter musik Indonesia akan diperkenalkan melalui tiga lagu yang merepresentasikan kekayaan musikal dari sejumlah wilayah.

“Kekayaan musik daerah Indonesia dapat dilihat dari tiga wilayah berdasarkan zona waktu, yakni Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur, yang masing-masing memiliki karakter musikal berbeda akibat pertemuan dengan berbagai pengaruh budaya,” ujar Tantowi.

Musik Nusantara Tampilkan Karakter Beragam

Tantowi menjelaskan musik Indonesia bagian Barat banyak mendapat pengaruh budaya Islam dan Melayu yang terlihat melalui penggunaan instrumen seperti gambus, mandolin, dan biola serta karakter vokal dengan cengkok khas.

Musik dari wilayah Tengah kuat dipengaruhi tradisi Jawa dan keraton dengan penggunaan tangga nada pentatonis seperti slendro.

Sementara itu, musik dari wilayah Timur memiliki karakter kuat yang dipengaruhi budaya Pasifik dan kehidupan masyarakat pesisir.

Rangkaian pertunjukan di tiga negara Eropa tersebut menjadi sarana untuk membawa keberagaman musikal Nusantara kepada audiens internasional sekaligus memperluas jejaring pelaku musik Indonesia di tingkat global.

Penulis :
Aditya Yohan