
Pantau - Musisi Taylor Swift mengungkap cara yang selama bertahun-tahun digunakannya untuk menghadapi situasi sulit dengan mengingatkan diri bahwa menjalani karier musik merupakan pilihan yang terus ia ambil karena kecintaannya terhadap musik.
Penyanyi peraih 14 penghargaan Grammy tersebut menyampaikan mekanisme koping itu dalam wawancara untuk The Icon Sessions, sebagaimana diberitakan People pada Senin (24/8).
Swift mengatakan dirinya tidak membiarkan persepsi publik menjadi penghambat kreativitas ketika menjalani karier di industri musik.
Swift Ingatkan Diri bahwa Musik Merupakan Pilihannya
“Salah satunya adalah mengatakan pada diri sendiri, 'Kamu memilih ini. Kamu memilih ini setiap hari. Kamu bisa saja memilih untuk berhenti dari ini kapan saja sebelum menjadi terlalu besar dan sulit dikendalikan'. Dan saya memutuskan untuk tidak berhenti karena saya sangat menyukainya,” tutur Swift.
“Semua konsekuensi yang menyertai pada akhirnya sepadan selama saya masih bisa terus membuat musik,” kata penyanyi yang memulai debutnya pada 2006 tersebut.
Swift memandang musik berkaitan dengan “kebenaran emosional” yang dapat menggugah atau tidak menggugah perasaan orang lain.
Penyanyi kelahiran Amerika Serikat pada 1989 itu menyadari bahwa karya musiknya dibuat untuk didengarkan oleh para penggemar.
“Saya merilis karya ini untuk orang-orang yang peduli dan memandang musik sebagai cara untuk menjalani hidup seperti yang saya lakukan,” katanya.
Menulis Lagu Menjadi Sarana Refleksi Diri
Swift sebelumnya mengatakan proses menulis lagu secara alami menjadi sarana refleksi diri baginya selama menjalani karier.
Pelantun yang telah merilis 12 album studio tersebut juga harus mempelajari berbagai aspek dalam industri musik, mulai dari cara menghibur penonton hingga koreografi.
Swift turut mempelajari cara bersikap dan menjaga kewarasan selama menghadapi berbagai cobaan serta ujian dalam perjalanan kariernya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



