
Pantau - Lisa BLACKPINK mengungkap sejumlah batasan yang dihadapinya sebagai idola K-pop, termasuk dalam menjalani hubungan asmara, melalui film dokumenter "Always Lalisa" yang merekam perjalanan karier solo dan kehidupan pribadinya.
Menurut laporan Korea Herald pada Jumat, 4 September 2026, Lisa mengatakan budaya industri K-pop membuat idola menghadapi batasan dalam berkencan karena hubungan yang diketahui publik dapat memengaruhi popularitas.
"Dalam budaya K-pop, kami tidak bisa berkencan," kata Lisa sebagaimana dikutip oleh publikasi Kanada.
"Jika kamu menjalin hubungan dengan seseorang dan tertangkap paparazi, popularitasmu akan menurun," katanya.
Lisa mengungkapkan dirinya pernah beberapa kali menjalin hubungan asmara ketika masih muda, tetapi harus menjalani hubungan tersebut secara sembunyi-sembunyi.
"Saya tidak ingin hubungan asmara saya menjadi hal yang merusak popularitas BLACKPINK," katanya.
Lisa Ungkap Kisah di Balik Lagu "Dream"
Lisa menuturkan lagu "Dream" dalam album solo Alter Ego ditulis berdasarkan salah satu hubungan asmara yang pernah dirahasiakannya.
Sebelum merilis lagu tersebut, Lisa meminta persetujuan dari orang yang berkaitan dengan kisah tersebut dan mendapat persetujuan untuk meluncurkannya.
Film dokumenter "Always Lalisa" yang disutradarai Sue Kim mengikuti perjalanan Lisa selama satu tahun ketika menjalani karier solo di bidang musik, akting, serta berbagai proyek di luar kegiatannya bersama BLACKPINK.
Dokumenter tersebut juga mengangkat perjalanan Lisa sejak pindah ke Korea Selatan pada 2011 ketika berusia 14 tahun untuk menjalani masa pelatihan di bawah YG Entertainment.
Lisa Ceritakan Tekanan Sejak Usia 14 Tahun
Lisa mengungkapkan tekanan yang dialaminya selama menjalani pelatihan membuat dirinya tidak berani menyampaikan pemikiran secara terbuka.
"Saya tidak berani angkat bicara atau mengungkapkan pemikiran saya," kata Lisa.
"Dan saya telah menjalani hidup seperti itu sejak usia 14 tahun," tambahnya.
"Always Lalisa" dijadwalkan menjalani penayangan perdana dunia di Toronto International Film Festival, Kanada, pada 11 September 2026.
Film dokumenter tersebut selanjutnya dijadwalkan masuk jaringan bioskop mulai 12 Oktober 2026 dan hadir di YouTube Premium pada akhir 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan




