
Pantau - SM Entertainment mengambil langkah hukum terkait pembuatan gambar ilegal yang memanipulasi kemiripan Lim Yoona menggunakan kecerdasan buatan (AI) serta unggahan berbahaya yang menargetkan Winter dari grup aespa.
Dilansir Soompi pada Senin (28/9/2026), agensi telah mengidentifikasi gambar yang memanipulasi kemiripan Yoona tanpa persetujuan serta informasi palsu yang beredar melalui media sosial dan komunitas daring.
SM Entertainment menyatakan terus mengumpulkan dan mengamankan bukti terkait unggahan tersebut serta telah mengajukan pengaduan pidana.
Agensi Minta Konten Manipulasi Yoona Dihentikan
SM Entertainment menyatakan akan mengambil tindakan tegas tanpa memberikan keringanan atau menempuh penyelesaian secara damai terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab.
"Kami sangat meminta Anda untuk segera berhenti membuat atau memposting konten ilegal yang dimanipulasi atau informasi palsu yang tidak terverifikasi, serta membagikan atau mendistribusikan kembali konten tersebut termasuk melalui posting ulang dan kutipan di media sosial, artikel yang berisi gambar tersebut, dan unggahan ke berbagai komunitas daring. Harap berhati-hati agar tidak terlibat dalam masalah hukum akibat aktivitas tersebut," tulis agensi dalam pernyataan resmi.
Agensi juga menyatakan akan terus memantau aktivitas daring dan mengambil tindakan hukum untuk melindungi hak serta reputasi artisnya.
Unggahan yang Menargetkan Winter Ikut Dipantau
SM Entertainment juga mengambil tindakan terhadap berbagai unggahan yang dinilai merugikan Winter aespa.
"At this time, malicious posts and content targeting the artist—including the dissemination of false information, defamation, insults, malicious slander, personal attacks, and sexual harassment—continue to be posted on various platforms, including X (formerly Twitter), Instagram, YouTube, TheQoo, Instiz, DC Inside, Women’s Generation, and Nate Pann," tulis agensi.
Agensi berencana melanjutkan proses hukum secara bertahap, termasuk mengajukan pengaduan pidana, sembari mengamankan bukti untuk mengidentifikasi pembuat unggahan dan melacak konten yang beredar.
"Kami menegaskan kembali bahwa mereka yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat berdasarkan kebijakan tanpa toleransi kami, tanpa keringanan atau penyelesaian apa pun. Kami mendesak semua orang untuk berhati-hati dan menahan diri dari terlibat dalam kegiatan kriminal," tulisnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




