
Pantau - Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi mengumumkan daftar nominasi penerima Piala Citra pada Senin (12/10/2026) malam, dengan sejumlah film seperti Ghost in The Cell, Para Perasuk, Na Willa, Dopamin, dan Operasi Pesta Copet bersaing memperebutkan penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik.
Pengumuman tersebut mencakup berbagai kategori penghargaan, mulai dari film terbaik, sutradara, pemeran utama dan pendukung, penulisan skenario, hingga bidang teknis perfilman nasional.
Ketua Bidang Penjurian FFI 2024–2026, Budi Irawanto, mengatakan sistem penjurian tahun ini telah disempurnakan berdasarkan masukan dari berbagai pihak untuk menjaga kualitas dan kredibilitas proses penilaian.
"Tahun ini komite FFI menyempurnakan sistem penjurian berdasarkan masukan berbagai pihak tanpa menghilangkan esensi demokratis, partisipatif, dan objektif dari sistem penjurian," katanya dalam siaran langsung pengumuman nominasi melalui kanal YouTube Festival Film Indonesia.
Budi menjelaskan proses seleksi awal tahap kedua melibatkan 35 perwakilan dari 13 asosiasi profesi, sedangkan penentuan nominasi dilakukan dengan melibatkan 85 anggota Akademi Citra.
Sebanyak 531 Karya Bersaing dalam Festival Film Indonesia 2026
FFI 2026 mencatat sebanyak 531 karya telah didaftarkan untuk mengikuti proses seleksi penghargaan Piala Citra tahun ini.
Jumlah tersebut terdiri atas 93 film cerita panjang, 177 film cerita pendek, satu film animasi panjang, 57 film animasi pendek, 20 film dokumenter panjang, dan 73 film dokumenter pendek.
Selain itu, terdapat 110 karya kritik film yang turut mengikuti seleksi dalam kategori penghargaan tersendiri.
Komite FFI menerapkan proses penjurian yang melibatkan asosiasi profesi dan Akademi Citra untuk menentukan karya serta insan perfilman yang masuk dalam daftar nominasi.
Daftar Nominasi Film Terbaik dan Sutradara Terbaik FFI 2026
Kategori Film Cerita Panjang Terbaik menghadirkan lima judul film yang bersaing memperebutkan Piala Citra.
Kelima film tersebut adalah Dopamin, Ghost in The Cell, Na Willa, Operasi Pesta Copet, dan Para Perasuk.
Sementara itu, kategori Sutradara Terbaik mempertemukan lima sineas dengan karya berbeda yang masuk dalam nominasi tahun ini.
Berikut daftar nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026:
- Bernardus Raka — Nobody Loves Kay
- Edwin — Monster Pabrik Rambut
- Joko Anwar — Ghost in The Cell
- Kimo Stamboel — Abadi Nan Jaya
- Wregas Bhanuteja — Para Perasuk
Daftar Nominasi Pemeran Utama dan Pendukung Terbaik
Persaingan kategori pemeran utama pria dan perempuan menghadirkan sejumlah aktor senior serta talenta muda perfilman Indonesia.
Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik diisi oleh:
- Abimana Aryasatya — Ghost in The Cell
- Angga Aldi Yunanda — Para Perasuk
- Ardit Erwandha — Tunggu Aku Sukses Nanti
- Marthino Lio — Badut Gendong
- Nicholas Saputra — Tukar Takdir
Sementara itu, nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik meliputi:
- Christine Hakim — Semua Akan Baik-Baik Saja
- Luisa Adreena — Na Willa
- Marsha Timothy — Tukar Takdir
- Meriam Bellina — Senin Harga Naik
- Shenina Cinnamon — Dopamin
Untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, lima nama yang masuk nominasi adalah:
- Aming — Ghost in The Cell
- Didik Nini Thowok — Monster Pabrik Rambut
- Kristo Imanuel — Operasi Pesta Copet
- Teuku Rifnu Wikana — Dopamin
- Yoga Pratama — Ghost in The Cell
Adapun nominasi Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik terdiri atas:
- Kawai Labiba — Operasi Pesta Copet
- Lydia Kandou — Ikatan Darah
- Maudy Ayunda — Para Perasuk
- Raihaanun — Semua Akan Baik-Baik Saja
- Sarah Sechan — Tunggu Aku Sukses Nanti
Daftar Nominasi Penulis Skenario Terbaik FFI 2026
Kategori Penulis Skenario Adaptasi Terbaik menghadirkan tiga nominasi dari film yang diadaptasi menjadi karya layar lebar.
Berikut daftar nominasinya:
- Johanna Wattimena dan Bernardus Raka — Nobody Loves Kay
- Mouly Surya — Tukar Takdir
- Ryan Adriandhy — Na Willa
Sementara itu, kategori Penulis Skenario Asli Terbaik menghadirkan lima nominasi, yakni:
- Evelyn Aprilia — Tunggu Aku Sukses Nanti
- Joko Anwar — Ghost in The Cell
- Rino Sarjono dan Edy Khemod — Operasi Pesta Copet
- Teddy Soeria Atmadja — Dopamin
- Wregas Bhanuteja, Defi Mahendra, dan Alicia Angelina — Para Perasuk
Daftar Nominasi Bidang Musik dan Tata Suara
Penghargaan bidang teknis FFI 2026 turut mencakup penataan suara, musik, dan penciptaan lagu tema asli.
Untuk kategori Penata Suara Terbaik, nominasinya adalah:
- Arief Budi Santoso dan Fajar Yuskemal — Abadi Nan Jaya
- Fery Setiawan — Semua Akan Baik-Baik Saja
- Siti Asifa Nasution dan Satrio Budiono — Na Willa
- Sutrisno dan Satrio Budiono — Para Perasuk
- Waim Ahmad Fahreizi dan Andre Harihandoyo — Tunggu Aku Sukses Nanti
Kategori Penata Musik Terbaik menghadirkan:
- Aghi Narottama — Ghost in The Cell
- Aria Prayogi dan Rahardian Winursito — Badut Gendong
- Yennu Arienrra — Para Perasuk
- Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli — Nobody Loves Kay
- Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli — Tukar Takdir
Sementara itu, nominasi Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik meliputi:
- Alvin Witarsa — "Semua Akan Baik-Baik Saja" dari Semua Akan Baik-Baik Saja
- Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, dan Anindyo Baskoro — "Sikilku Iso Muni" dari Na Willa
- Ipang Lazuardi — "Tandeman" dari Operasi Pesta Copet
- Sal Priadi — "Kepala, Pundak, Kerja Lagi" dari Monster Pabrik Rambut
- Tony Dwi Setiaji dan Joko Anwar — "The Town Was Gone" dari Ghost in The Cell
Nominasi Sinematografi, Artistik, dan Penyuntingan Gambar
Kategori Pengarah Sinematografi Terbaik menghadirkan lima nominasi dari sejumlah film unggulan FFI 2026.
Daftar nominasinya meliputi:
- Gunnar Nimpuno, I.C.S. — Para Perasuk
- Ical Tanjung, I.C.S. — Ghost in The Cell
- Vera Lestafa, I.C.S. — Dopamin
- Yadi Sugandi — Na Willa
- Yudi Datau, I.C.S. — Semua Akan Baik-Baik Saja
Untuk kategori Pengarah Artistik Terbaik, nominasinya adalah:
- Ahmad Zulkarnaen dan Wahyu Efata — Ikatan Darah
- Dennis Sutanto — Ghost in The Cell
- Menfo Tantono — Monster Pabrik Rambut
- Ong Hari Wahyu dan Edy Wibowo — Para Perasuk
- Rini Sri Handayani — Na Willa
Kategori Penyunting Gambar Terbaik diisi oleh:
- Aline Jusria — Dopamin
- Aline Jusria — Operasi Pesta Copet
- Cesa David Luckmansyah — Semua Akan Baik-Baik Saja
- Hendra Adhi Susanto — Senin Harga Naik
- Ryan Purwoko — Tunggu Aku Sukses Nanti
Daftar Nominasi Efek Visual, Tata Busana, dan Tata Rias
FFI 2026 juga memberikan penghargaan kepada insan perfilman yang bekerja di balik layar melalui kategori penataan efek visual, busana, dan rias.
Nominasi Penata Efek Visual Terbaik terdiri atas:
- Abby Eldipie dan Kalvin Irawan — Ghost in The Cell
- Bintang Adi Pradana dan Harris Reggy — Monster Pabrik Rambut
- David A. Widya P, Concetta CFX, dan Dalang Digital Studio — Na Willa
- Gaga Nugraha Ramadhan — Badut Gendong
- Mattebox Visualworks — Abadi Nan Jaya
Kategori Penata Busana Terbaik menghadirkan:
- Astrid Rosiana Ishak — Na Willa
- Gemailla Gea Geriantiana — Badut Gendong
- Gizza Ossiatzki — Operasi Pesta Copet
- Monika Paska — Ghost in The Cell
- Muthiara A. Revana — Monster Pabrik Rambut
Sementara itu, kategori Penata Rias Terbaik diisi oleh:
- Aktris Handradjasa — Ikatan Darah
- Astrid Sambudiono (rias efek) dan Albasirun Ucok — Abadi Nan Jaya
- Eva Sheba — Monster Pabrik Rambut
- Gunawan Saragih, Prio Prabu, dan Cherry Irawan (rias efek) — Badut Gendong
- Novie Ariyanti — Ghost in The Cell
Daftar Nominasi Film Pendek, Animasi, dan Dokumenter
Selain film cerita panjang, FFI 2026 turut memberikan penghargaan kepada karya film pendek, animasi, dan dokumenter.
Kategori Film Animasi Pendek Terbaik menghadirkan lima nominasi:
- Calabai
- Drowned in Internet
- Enigma Wajah Arca
- Nyanyian di Angkringan
- Stories of Sahaba: Tahlah Ibn Ubaydullah - The Living Martyr
Untuk kategori Film Cerita Pendek Terbaik, daftar nominasinya adalah:
- Amelia, Amelia
- Dihapus dari Peta
- Malam Sepanjang Nafas
- Mothers are Mothering
- αLPα
Kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik menghadirkan:
- A Distorted Individual
- I Saw Her in Motion
- Planet of Love
- The Last Supper (Whisper)
- Tonggo Gedhek
Sementara itu, nominasi Film Dokumenter Pendek Terbaik terdiri atas:
- Discordia
- Mae Menjaga Masjid
- Murdijati Gardjito
- Shard Objects
- Sino
Lima Karya Masuk Nominasi Kritik Film Terbaik
FFI 2026 juga mengumumkan lima karya yang masuk nominasi kategori Karya Kritik Film Terbaik.
Daftar nominasi tersebut meliputi:
- "Antara Adat dan Aparat: Menyisir Spiritualitas dan Represi di Kabut Berduri" (2024) — Gladhys Elliona
- "Dunia Setinggi Mata Na Willa" — Sony Triantoro
- "Kerja-kerja Sineas Mengekalkan Politik Dinasti di Abadi Nan Jaya" — Yulaika Romadhani
- "Melankolia dalam Aruna dan Lidahnya" — Anton Kurnia
- "Tubuh dan Ruang yang Hilang dalam Pangku" — I Ngurah Gede Adi Putra
Pengumuman nominasi Piala Citra FFI 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjurian untuk menentukan karya dan insan perfilman yang berhak menerima penghargaan.
Dengan melibatkan 85 anggota Akademi Citra dalam penentuan nominasi, komite FFI berupaya menjaga proses penilaian yang demokratis, partisipatif, dan objektif.
Seluruh nama dan karya yang diumumkan masih berstatus nominasi dan akan bersaing untuk meraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




