HOME  ⁄  Hiburan

Wali Kota Jakarta Utara Sebut Festival Cilung 2026 Jadi Cara Kreatif Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wali Kota Jakarta Utara Sebut Festival Cilung 2026 Jadi Cara Kreatif Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan
Foto: Perahu hias berlayar di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam Festival Cilung (Cinta Lingkungan) 2026, Minggu (18/10/2026).

Pantau - Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menilai Festival Perahu Cilung (Cinta Lingkungan) 2026 yang digelar di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (18/10/2026), menjadi cara kreatif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya sungai, danau, dan saluran air.

Festival tersebut menampilkan 43 perahu hias hasil pemanfaatan 18.400 galon dan 47.000 botol plastik bekas yang dikreasikan oleh petugas penanganan sampah badan air.

Hendra berharap kegiatan tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas sekaligus membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Festival ini menunjukkan bahwa barang bekas yang selama ini dianggap tidak berguna, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi karya yang menarik,” kata Hendra di Jakarta, Minggu.

Festival Cilung 2026 Ajak Masyarakat Peduli Kebersihan Perairan

Hendra mengatakan kebersihan lingkungan tidak dapat dijaga hanya melalui upaya pemerintah dan petugas kebersihan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mencegah sungai, danau, serta saluran air menjadi tempat pembuangan sampah.

“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah atau petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegas Hendra.

Ia mengajak warga Jakarta Utara menjadikan Festival Cilung sebagai pengingat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Hendra juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah agar pengelolaan limbah dapat dilakukan dengan lebih baik.

“Kami berharap kreativitas dalam memanfaatkan barang bekas dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Hendra.

Sebanyak 43 Perahu Hias Dibuat dari Ribuan Galon dan Botol Plastik

Festival Perahu Cilung 2026 menghadirkan 43 perahu hias yang dibuat menggunakan bahan utama berupa galon dan botol plastik bekas.

Sebanyak 18.400 galon dan 47.000 botol plastik dimanfaatkan untuk menghasilkan karya yang ditampilkan di Danau Sunter.

Perahu-perahu tersebut merupakan hasil kreativitas petugas penanganan sampah badan air yang sehari-hari bertugas menangani persoalan sampah di kawasan perairan.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan festival tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Sebanyak 43 perahu hasil kreativitas petugas penanganan sampah badan air ditampilkan dalam festival tersebut sebagai upaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” kata Uus.

Pemanfaatan sampah plastik menjadi perahu hias juga menjadi contoh penggunaan kembali barang bekas yang masih memiliki potensi untuk diolah.

Pemkot Jakarta Utara Dorong Perubahan Kebiasaan Mengelola Sampah

Pemerintah Kota Jakarta Utara berharap pesan kepedulian lingkungan yang disampaikan melalui Festival Cilung dapat diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Hendra menilai kreativitas pengolahan barang bekas perlu diikuti dengan perubahan kebiasaan dalam membuang dan memilah sampah.

Upaya tersebut diperlukan untuk menjaga kebersihan kawasan perairan sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama pemerintah dan warga agar sungai, danau, serta saluran air tetap terjaga dari pencemaran sampah.

Melalui Festival Perahu Cilung 2026, Pemerintah Kota Jakarta Utara mendorong masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026