
Pantau - Grup musik MALIQ & D'Essentials menghadirkan lagu terbaru berjudul "Arah Labuh" menjelang perayaan 25 tahun perjalanan karier mereka di industri musik Indonesia sekaligus membuka rangkaian proyek kreatif berupa pameran dan peluncuran album terbaru pada 12 November mendatang.
Peluncuran lagu tersebut menjadi bagian dari persiapan MALIQ & D'Essentials menyambut usia seperempat abad sekaligus menandai fase baru dalam perjalanan musikal grup.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima di Jakarta pada Selasa, "Arah Labuh" menjadi karya pembuka menuju penyelenggaraan pameran dan perilisan album terbaru yang disiapkan untuk memperingati perjalanan panjang grup musik tersebut.
Lagu "Arah Labuh" ditulis oleh Widi Puradiredja dan Indah Wisnuwardhana bersama para personel MALIQ & D'Essentials.
Melalui karya terbaru ini, MALIQ & D'Essentials mengangkat cerita tentang keberanian seseorang mengambil langkah baru meskipun belum mengetahui seluruh jawaban atau kepastian mengenai perjalanan yang akan dihadapi.
Lagu tersebut juga menggambarkan keyakinan bahwa setiap langkah dalam kehidupan dapat menghadirkan pengalaman, pembelajaran, dan cerita baru.
Lagu Arah Labuh Angkat Pesan Keberanian Menghadapi Ketidakpastian
MALIQ & D'Essentials menghadirkan tema perjalanan dan pencarian arah kehidupan melalui lagu "Arah Labuh" yang mengajak pendengar untuk berani mencoba sesuatu yang baru.
Cerita dalam lagu tersebut berangkat dari gagasan bahwa seseorang tidak harus mengetahui seluruh tujuan akhirnya sebelum memutuskan untuk melangkah.
Melalui pendekatan tersebut, grup musik ini menggambarkan ketidakpastian sebagai bagian dari proses perjalanan yang dapat menghadirkan pengalaman dan pembelajaran.
Untuk memperkuat pesan tersebut, MALIQ & D'Essentials menggunakan sejumlah metafora, seperti bintang, samudra, dan tempat berlabuh.
Metafora tersebut digunakan untuk menggambarkan perjalanan seseorang dalam mencari arah sekaligus membuka diri terhadap berbagai kemungkinan baru.
Gambaran tentang samudra dan tempat berlabuh juga menjadi simbol perjalanan yang tidak selalu memiliki kepastian mengenai tujuan akhir.
Melalui pesan tersebut, "Arah Labuh" menekankan pentingnya keberanian untuk terus bergerak dan menjalani proses meskipun masa depan belum sepenuhnya dapat dipastikan.
MALIQ & D'Essentials Pertahankan Karakter Musik Hangat dan Harmoni Vokal
Dari sisi musikalitas, "Arah Labuh" tetap mempertahankan karakter musik MALIQ & D'Essentials yang dikenal melalui perpaduan harmoni vokal dan permainan instrumen yang dinamis.
Karakter tersebut dihadirkan melalui aransemen musik yang mengalir serta perpaduan berbagai unsur musikal yang membentuk suasana hangat dan penuh energi.
Harmoni vokal menjadi salah satu elemen utama yang memperkuat identitas musikal grup dalam lagu terbaru tersebut.
Sementara itu, permainan instrumen yang dinamis memberikan warna tersendiri pada keseluruhan aransemen.
Perpaduan harmoni vokal, instrumen, dan aransemen yang mengalir menghadirkan suasana musikal yang lapang serta mendukung tema perjalanan dan eksplorasi.
Melalui pendekatan tersebut, MALIQ & D'Essentials berupaya menghadirkan karya baru tanpa meninggalkan karakter musik yang telah menjadi identitas mereka selama hampir 25 tahun.
Pameran dan Album Baru MALIQ & D'Essentials Dijadwalkan Rilis 12 November
Kehadiran "Arah Labuh" tidak hanya menjadi peluncuran lagu baru, tetapi juga menjadi pembuka menuju rangkaian proyek kreatif MALIQ & D'Essentials berikutnya.
Grup musik tersebut dijadwalkan menghadirkan pameran dan album terbaru pada 12 November mendatang sebagai bagian dari perayaan 25 tahun perjalanan bermusik.
Pameran tersebut disiapkan untuk memperluas cerita mengenai proses kreatif, berbagai pertemuan, serta pengalaman eksplorasi musikal yang membentuk perjalanan MALIQ & D'Essentials.
Sementara itu, album terbaru akan menjadi bagian dari upaya grup memperkenalkan perkembangan musikal mereka melalui karya dan kolaborasi baru.
Rangkaian proyek tersebut juga menjadi sarana untuk melihat kembali berbagai pengalaman yang telah dilalui selama perjalanan karier mereka di industri musik Indonesia.
Melalui pameran dan album, MALIQ & D'Essentials ingin menunjukkan bagaimana proses kreatif, pertemuan dengan berbagai pihak, serta pengalaman bermusik berperan dalam membentuk perkembangan grup.
Perayaan seperempat abad tersebut sekaligus menjadi momentum bagi MALIQ & D'Essentials untuk memperkenalkan arah perjalanan kreatif mereka berikutnya.
Gandeng Bilal Indrajaya, Perunggu, hingga Rhoma Irama dalam Album Terbaru
Dalam album yang disiapkan untuk menandai perjalanan 25 tahun, MALIQ & D'Essentials akan menghadirkan sejumlah musisi dari generasi dan latar belakang musik berbeda.
Musisi yang disebut akan terlibat dalam proyek tersebut antara lain Bilal Indrajaya, grup musik Perunggu, serta musisi dangdut legendaris Rhoma Irama.
Keterlibatan ketiga nama tersebut menjadi bagian dari upaya MALIQ & D'Essentials membuka ruang kolaborasi lintas generasi dan memperluas eksplorasi musikal.
Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mempertemukan berbagai pengalaman, gagasan, dan pendekatan kreatif dalam satu proyek album.
Kehadiran musisi dengan karakter dan latar belakang berbeda memberikan kesempatan bagi MALIQ & D'Essentials untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan musikal.
Melalui kerja sama tersebut, grup berupaya menunjukkan bahwa perkembangan musik dapat dilakukan dengan membuka diri terhadap pengaruh baru tanpa meninggalkan identitas yang telah dibangun.
Kolaborasi lintas generasi ini sekaligus menjadi bagian dari perjalanan kreatif MALIQ & D'Essentials dalam menghadirkan karya yang terus berkembang.
Perayaan 25 Tahun Jadi Momentum MALIQ & D'Essentials Memulai Fase Baru
Perayaan 25 tahun perjalanan MALIQ & D'Essentials menjadi kesempatan bagi grup untuk melihat kembali proses kreatif yang telah dijalani sekaligus memperkenalkan perkembangan musik mereka berikutnya.
Lagu "Arah Labuh", penyelenggaraan pameran, dan peluncuran album terbaru menjadi rangkaian proyek yang saling berkaitan dalam menggambarkan perjalanan musikal grup.
Melalui rangkaian tersebut, MALIQ & D'Essentials ingin memperlihatkan bagaimana berbagai pengalaman, pertemuan, dan kolaborasi membentuk perkembangan mereka selama hampir seperempat abad.
Penguatan kerja sama dengan musisi lintas generasi juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kreatif dan menghadirkan pendekatan baru dalam berkarya.
Dengan menghadirkan lagu terbaru serta menyiapkan pameran dan album yang melibatkan sejumlah musisi Indonesia, MALIQ & D'Essentials melanjutkan perjalanan bermusik melalui eksplorasi dan kolaborasi sambil mempertahankan karakter musikal yang telah menjadi identitas mereka.
- Penulis :
- Arian Mesa




