HOME  ⁄  Lifestyle

DPR Nilai Pelibatan Warga Lokal Jadi Kunci Pariwisata Berkelanjutan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

DPR Nilai Pelibatan Warga Lokal Jadi Kunci Pariwisata Berkelanjutan
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia (keempat dari kiri) berfoto di depan Candi Prambanan, Jawa Tengah, Minggu (24/5/2026). ANTARA/HO-Humas DPR RI.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia menilai pelibatan warga lokal menjadi faktor penting dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism di Indonesia.

Menurut Chusnunia, konsep sustainable tourism harus mampu menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan dalam pengembangan destinasi wisata.

Ia mengatakan masyarakat lokal memiliki peran vital dalam pembangunan sektor pariwisata.

Pelibatan warga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, sekaligus menjaga kelestarian budaya bangsa.

Chusnunia menyebut sejumlah destinasi wisata dunia telah berhasil melibatkan masyarakat lokal secara aktif.

Contoh destinasi tersebut antara lain Desa Penglipuran di Bali, Hakuba di Jepang, dan Trang An di Vietnam.

Warga Lokal Harus Jadi Subjek Perubahan

Dalam konsep pariwisata berkelanjutan, masyarakat lokal diberdayakan melalui pengelolaan desa wisata, pengembangan ekowisata, penyediaan layanan wisata, peran sebagai pemandu wisata, hingga pelestarian budaya lokal.

Chusnunia menegaskan masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek wisata semata.

Menurutnya, warga lokal juga harus menjadi subjek perubahan dalam pengembangan pariwisata.

Ia menjelaskan konsep sustainable tourism and community-based social enterprises atau CBSEs dapat menghubungkan semangat kewirausahaan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Tren Wisata Bergeser ke Wisata Berkualitas

Chusnunia mengatakan tren wisata saat ini mulai bergeser menuju sustainable quality tourism.

Wisatawan dinilai kini lebih memperhatikan kualitas wisata yang berkelanjutan dibanding sekadar jumlah kunjungan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola wisata, komunitas, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, sinergitas menjadi kunci untuk menciptakan destinasi wisata lokal dan heritage yang berkualitas serta memiliki daya saing global.

Penulis :
Gerry Eka