HOME  ⁄  Lifestyle

Menbud Fadli Zon Dukung Gelar MORSA untuk Perkuat Ekosistem Seni Sastra Indonesia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menbud Fadli Zon Dukung Gelar MORSA untuk Perkuat Ekosistem Seni Sastra Indonesia
Foto: (Sumber : Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon (kiri) saat menerima audiensi sejumlah budayawan yang tergabung dalam tim MORSA di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026). ANTARA/HO-Kemenbud.)

Pantau - Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mendukung penyelenggaraan Gelar Seni Budaya Indonesia MORSA (Musik Tradisional, Orkestra dan Sastra) sebagai langkah memperkuat ekosistem seni pertunjukan dan sastra di Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Fadli Zon saat menerima audiensi budayawan yang tergabung dalam tim MORSA di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Senin (25/5).

“Ekosistem sastra tentu memerlukan kolaborasi semua pihak. Harus ada sinergi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan, bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mengembangkan kesadaran bersama,” kata Fadli dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan pemajuan sastra tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan budayawan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi serta komunitas budaya.

MORSA Dinilai Perkuat Budaya dan Ekonomi Kreatif

Fadli menilai kegiatan berbasis komunitas seperti MORSA dapat memicu efek domino positif terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan budaya lokal.

Menurutnya, pemerintah berperan dalam memberikan dukungan dan fasilitasi, sementara perguruan tinggi berkontribusi melalui edukasi kebudayaan.

Sementara pelaku budaya disebut menjadi ujung tombak dalam menciptakan karya sastra yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita memang harus membangun segmen, misalnya bagaimana ada apresiasi terhadap karya-karya seni yang dapat memunculkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Menbud juga menyebut agenda MORSA sejalan dengan visi Kementerian Kebudayaan dalam memajukan budaya sastra melalui program Manajemen Talenta Nasional (MTN).

Budayawan Dorong Sastra Dekat dengan Generasi Muda

Budayawan Bambang Oeban mengatakan MORSA digagas untuk meneruskan estafet sastra dari para maestro kepada generasi muda.

“MORSA menjadi perwujudan bahwa sastra dapat dikemas dan dikembangkan menjadi kebutuhan masa kini, sehingga ada sentuhan teatrikal, monolog, dramaturgi, dan kreativitas multimedia,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah budayawan dan akademisi, seperti Sutardji Calzoum Bachri, Jose Rizal Manua, Joko Pranoto, Prof. Baiquni, dan Prof. Yudiaryani.

Menutup dialog, Fadli Zon mendorong pelaku budaya memanfaatkan dukungan pemerintah melalui dana abadi kebudayaan atau Dana Indonesia Raya untuk menghasilkan karya inovatif di bidang sastra.

Penulis :
Ahmad Yusuf