HOME  ⁄  Lifestyle

Kasus Ebola di RD Kongo Capai 956, Sebanyak 247 Orang Meninggal Dunia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kasus Ebola di RD Kongo Capai 956, Sebanyak 247 Orang Meninggal Dunia
Foto: (Sumber : Staf medis melakukan disinfeksi di pusat perawatan Ebola di Mombovalu, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo)

Pantau - Republik Demokratik Kongo melaporkan total 956 kasus Ebola terkonfirmasi dengan 247 kematian berdasarkan laporan situasi terbaru yang dirilis pada 20 Juni 2026, sementara wabah masih berada dalam fase peningkatan.

Pada 19 Juni 2026, otoritas kesehatan mencatat 23 kasus terkonfirmasi baru, termasuk dua kematian, yang ditemukan di Provinsi Ituri dan Kivu Utara.

Menteri Kesehatan RD Kongo Roger Kamba mengatakan pemerintah memperkirakan jumlah kasus akan terus bertambah seiring perluasan pencarian kasus aktif oleh tim tanggap darurat di berbagai komunitas terdampak.

Wabah yang diumumkan secara resmi pada 15 Mei 2026 tersebut disebabkan oleh virus Ebola Bundibugyo.

Provinsi Ituri Jadi Pusat Wabah

Provinsi Ituri menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 874 kasus terkonfirmasi dan 201 kematian.

Jumlah tersebut menyumbang lebih dari 91 persen dari total kasus Ebola yang tercatat di seluruh Republik Demokratik Kongo.

Selain itu, Provinsi Kivu Utara juga menjadi salah satu wilayah yang melaporkan penambahan kasus baru dalam periode terbaru.

Data pemerintah menunjukkan sebanyak 92 pasien telah dinyatakan sembuh dari infeksi Ebola.

Sementara itu, 361 pasien masih menjalani isolasi maupun perawatan di rumah sakit.

Pelacakan Kontak Masih di Bawah Target

Pada hari pelaporan, otoritas kesehatan mengidentifikasi 162 kasus suspek Ebola yang masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tingkat pelacakan kontak tercatat sebesar 69,3 persen, masih jauh di bawah target pemerintah yang ditetapkan sebesar 95 persen.

Roger Kamba mengungkapkan, "Status wabah baru dapat dinilai mencapai puncak, stabil, atau menurun apabila angka kasus mingguan menunjukkan kestabilan atau mulai mengalami penurunan."

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah penanganan, termasuk mendeteksi kasus baru, mengisolasi pasien, memberikan perawatan, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pengendalian wabah.

Otoritas kesehatan berharap langkah-langkah tersebut dapat menekan laju penyebaran Ebola dan meningkatkan efektivitas respons terhadap wabah yang masih berkembang di negara tersebut.

Penulis :
Gerry Eka