HOME  ⁄  Lifestyle

Pemprov Kalimantan Selatan Mengajak Masyarakat Jadikan Museum sebagai Sumber Pembelajaran Sepanjang Hayat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemprov Kalimantan Selatan Mengajak Masyarakat Jadikan Museum sebagai Sumber Pembelajaran Sepanjang Hayat
Foto: (Sumber :Museum pusat edukasi hubungkan generasi masa kini dan masa lalu. ANTARA/HO-Medcen Kalsel..)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan museum sebagai sumber pembelajaran sepanjang hayat sekaligus destinasi edukatif untuk memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan budaya daerah.

Museum Didorong Menjadi Pusat Edukasi dan Pelestarian Budaya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Rahim mengatakan museum memiliki peran strategis sebagai pusat edukasi, pelestarian warisan budaya, dan penguatan karakter bangsa.

Ia mengungkapkan, "Museum tidak hanya menyimpan koleksi bersejarah, tetapi juga menjadi ruang belajar."

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang yang menghubungkan generasi masa kini dengan nilai-nilai luhur dari masa lalu.

Pemprov Kalimantan Selatan berharap penyelenggaraan Pekan Cinta Museum menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengunjungi museum sebagai sumber pembelajaran sepanjang hayat.

Pekan Cinta Museum Libatkan Berbagai Kalangan

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Museum Lambung Mangkurat Ady Surya mengatakan Pekan Cinta Museum 2026 bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap museum sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kalimantan Selatan.

Ia menjelaskan, "Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan museum dengan masyarakat serta menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya Kalimantan Selatan."

Kegiatan tersebut melibatkan peserta didik mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa SMA/SMK/MA, mahasiswa, guru, sanggar seni, komunitas budaya, hingga masyarakat umum.

Rangkaian acara meliputi Pameran Temporer bertema “Peradaban Dayak Kalimantan Selatan: Merawat yang Ada, Menjaga yang Tersisa” yang digelar pada 18 Juni 2026.

Selain itu, panitia juga menggelar kegiatan belajar bersama berupa melukis di museum pada 28 Juni 2026 serta pelatihan membuat anyaman tradisional Kalimantan Selatan pada 30 Juni 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Museum Lambung Mangkurat berharap dapat memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi, pelestarian budaya, dan wadah interaksi masyarakat untuk mengenal serta mencintai sejarah daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf